Bedah Kitab Yakobus di Lapas Sintang, Rena Kartini: Tahu Berbuat Baik Tapi Tidak Melakukannya Adalah Dosa
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- print Cetak

Penyuluh Agama Kristen Kemenag Sintang berikan bimbingan rohani bagi warga binaan Lapas Kelas IIB Sintang dengan tema pelibatan Tuhan dalam setiap perencanaan. (Foto: Hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.Com — Sejumlah Penyuluh Agama Kristen dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sintang kembali melaksanakan misi pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan. Kegiatan penyuluhan dan bimbingan keagamaan tersebut dipusatkan di rumah ibadah Lapas Kelas IIB Sintang pada Rabu pagi, 4 Februari 2026.
Penyuluh Agama Kristen, Tri Handayani, menjelaskan bahwa kehadiran mereka merupakan bagian dari agenda rutin yang telah terjadwal secara berkala untuk memenuhi hak bimbingan rohani bagi umat Kristen di lingkungan Lapas.
“Ini merupakan agenda rutin yang sudah terjadwal untuk melaksanakan tugas dan kewajiban dalam memberikan penyuluhan kepada umat di lapas ini,” ungkap Tri Handayani.
Dalam sesi pembinaan kali ini, puluhan warga binaan menerima materi mendalam dengan tema sentral “Jangan Lupakan Tuhan dalam Setiap Perencanaan”.
Penyuluh Agama Kristen, Rena Kartini, saat menyampaikan materinya menekankan bahwa manusia sering kali membuat rencana sendiri tanpa melibatkan sang pencipta.
Berdasarkan pembacaan Alkitab pada Injil Yakobus pasal 4 ayat 13-17, Rena memaparkan empat poin utama yang mencerminkan tindakan pelibatan Tuhan dalam rencana hidup manusia.
“Sesuai dengan Injil Yakobus pasal 4 ayat 13 sampai dengan ayat 17, dapat kita ambil empat poin ini,” jelas Rena di hadapan warga binaan.
Lebih lanjut, Rena membagikan langkah-langkah praktis yang bisa diterapkan oleh para warga binaan dalam merencanakan masa depan mereka setelah menyelesaikan masa hukuman, yakni dengan selalu berdoa sebelum bertindak, peka terhadap kehendak Tuhan, dan konsisten berbuat baik.
Sebagai penutup, ia mengingatkan para jamaah dengan pesan yang tegas sesuai kutipan ayat suci yang dibahasnya.
“Taat berbuat baik ini terdapat dalam Yakobus pasal 4 ayat 17 yang ditutup dengan peringatan bahwa mengetahui apa yang baik namun tidak melakukannya adalah dosa,” pungkas Rena Kartini.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik perubahan perilaku dan karakter bagi warga binaan agar memiliki harapan baru yang berlandaskan nilai-nilai keimanan.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar