Usung Tema “Diberkati, Bukan Hoki”, Staf Ahli Bupati Asmidi Apresiasi Pembinaan Generasi Muda di GSY Rajawali
- account_circle Pro/Tim
- calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
- print Cetak

Pemkab Sintang hadiri Apresiasi Imlek GSY Rajawali. Asmidi ajak warga memaknai perayaan dengan kerja keras dan iman, bukan sekadar berharap keberuntungan. (Foto: Pro.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.Com — Pemerintah Kabupaten Sintang berharap momentum perayaan Imlek 2026 dapat menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan serta semangat gotong royong dalam membangun daerah yang aman, rukun, dan berdaya saing.
Harapan tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Asmidi, saat menghadiri acara Apresiasi Imlek GSY Jemaat Rajawali Sintang pada Kamis, 26 Februari 2026. Acara yang mengusung tema “Diberkati, Bukan Hoki” tersebut dihadiri oleh para jemaat, gembala, serta masyarakat yang merayakan.
Dalam sambutannya, Asmidi menegaskan bahwa pembangunan daerah yang luas tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk etnis Tionghoa, komunitas gereja, dan organisasi kemasyarakatan, sangat krusial untuk menjaga kedamaian dan produktivitas Sintang.
Terkait tema acara, Asmidi memberikan apresiasi mendalam atas filosofi yang ingin disampaikan.
“Tema ‘Diberkati, Bukan Hoki’ memiliki makna yang dalam. Ini mengingatkan kita bahwa setiap pencapaian bukan semata-mata karena keberuntungan, melainkan hasil dari kerja keras, ketekunan, serta integritas dalam menjalani kehidupan dengan bimbingan Tuhan,” ujar Asmidi pada Kamis.
Ia juga memuji langkah GSY Rajawali Sintang yang mengintegrasikan perayaan tradisi budaya dengan pembinaan nilai-nilai rohani bagi generasi muda. Menurutnya, investasi pada karakter anak muda adalah kunci masa depan Sintang.
“Jika generasi muda tumbuh dengan iman yang kuat, karakter baik, dan semangat melayani, maka kita optimis Sintang ke depan akan semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.
Sebagai penutup, Asmidi menyampaikan pesan persatuan agar seluruh warga tetap berjalan dalam iman dan kebersamaan, tanpa terpengaruh oleh cara pandang yang hanya mengandalkan keberuntungan semata.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa keberagaman budaya dan keyakinan di Kabupaten Sintang dapat dirayakan dengan suasana yang teduh serta penuh dengan semangat pembinaan sosial yang positif.
- Penulis: Pro/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar