Breaking News
Trending Tags
Beranda » Kapal Bandong » Amputasi Hak Belajar Anak, Ruang Kelas MIM Labschool Sintang Masih Terkunci Akibat Sengketa

Amputasi Hak Belajar Anak, Ruang Kelas MIM Labschool Sintang Masih Terkunci Akibat Sengketa

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.Com — Tindakan penguncian ruang kepala sekolah, ruang guru, hingga ruang kelas di Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif (MIM) Labschool Sintang kini telah memasuki pekan kedua.

Kondisi memprihatinkan ini berlangsung sejak minggu pertama proses pembelajaran semester genap akibat adanya sengketa tata kelola yang belum kunjung usai.

Pintu-pintu kelas yang biasanya terbuka lebar untuk aktivitas belajar mengajar kini terkunci rapat, memaksa para siswa mengungsi ke lokasi yang tidak semestinya.

Salah seorang wali murid, Lisa, menyatakan rasa terkejut dan kekecewaannya atas aksi sepihak yang dilakukan oleh pihak terlapor dalam kasus ini.

“Sejak itu kami orang tua bersama Komite dan Guru sangat terkejut terhadap aksi sepihak Terlapor yang menggembok ruang guru dan ruang kelas untuk anak kami belajar,” ungkap Lisa pada Rabu, 21 Januari 2026.

Tindakan ini dipandang bukan sekadar masalah administratif, melainkan peristiwa kemanusiaan yang telah menghambat hak asasi anak untuk belajar dengan tenang.

Ketua Komite MIM Labschool Sintang, Wida, mengaku sangat prihatin dan menegaskan bahwa martabat pendidikan harus berada di atas segala kepentingan kelompok.

Wida menilai, penutupan akses sekolah di saat siswa kelas 6 membutuhkan bimbingan intensif menjelang ujian adalah tindakan yang melukai psikologis anak.

“Jangan biarkan ego mengamputasi hak anak untuk mencintai sekolahnya sendiri,” tutur Wida dengan penuh keprihatinan.

Senada dengan Komite, Lisa berharap institusi penegak hukum, khususnya Polres Sintang, dapat segera melakukan upaya diskresi hukum demi kepentingan pendidikan.

Ia memohon agar penyidik membuka kembali akses gedung sekolah karena setiap detik pintu terkunci berarti pembiaran terhadap pelanggaran hak asasi anak.

“Pendidikan adalah hak asasi yang paling hakiki. Kami memohon kepada penyidik Polres Sintang untuk melakukan diskresi hukum. Buka kembali akses ilmu bagi anak-anak kami,” desak Lisa.

Saat ini, suasana belajar terpaksa berpindah ke ruang-ruang kampus yang kondisinya jauh dari kata layak untuk peruntukan sekolah dasar.

Para guru pun terpaksa menempati ruangan tumpangan yang sempit dengan tumpukan barang di lantai tanpa meja dan kursi kerja yang memadai.

“Bahkan untuk melakukan proses Hafalan quran bersama para siswa, terpaksa melakukannya di teras lantai ruangan mahasiswa STAIMA,” tambah Lisa sedih.

Wali murid mengaku bingung dengan sikap pihak yang mengaku sebagai pengurus LP Maarif Sintang dan PC NU Sintang yang dinilai tidak memiliki empati terhadap pendidikan.

Masyarakat dan wali murid sangat berharap para pemangku kebijakan di Sintang mampu mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak atau The Best Interests of the Child.

Sebelumnya, gelombang protes sempat terjadi saat puluhan mahasiswa STAIMA bersama orang tua murid menggelar aksi jalan kaki menuju Mapolres Sintang pada Kamis, 8 Januari 2026.

Massa menuntut ketegasan aparat terkait aksi penguncian gedung secara paksa yang diduga dilakukan tanpa surat pemberitahuan resmi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dilaporkan masih terus melakukan proses penyidikan terkait kisruh dan penguncian gedung sekolah tersebut.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Anwar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Temurak di Sanggau Kembali Rusak Akibat Hujan Deras, Warga dan Polisi Lakukan Penanganan Darurat

    Jembatan Temurak di Sanggau Kembali Rusak Akibat Hujan Deras, Warga dan Polisi Lakukan Penanganan Darurat

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Jembatan Temurak di Dusun Temurak, Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, kembali mengalami kerusakan setelah diguyur hujan deras dan cuaca ekstrem pada Rabu malam, 13 Mei 2026. Kerusakan tersebut terjadi pada bagian timbunan jembatan yang sebelumnya sempat diperbaiki secara gotong royong oleh pemerintah kecamatan, aparat keamanan, pihak perusahaan, dan masyarakat setempat. Kapolsek […]

  • Ikan Bawal Kalbar Jadi Primadona di Malaysia, Ekspor Lewat PLBN Entikong Tembus Ratusan Juta Rupiah

    Ikan Bawal Kalbar Jadi Primadona di Malaysia, Ekspor Lewat PLBN Entikong Tembus Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Arus ekspor produk perikanan dari Kalimantan Barat terus menunjukkan daya saing yang kuat di pasar internasional pada awal tahun ini. Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong kembali melepas sebanyak 2,25 ton ikan bawal menuju Malaysia. Pengiriman yang dilakukan pada 13 Januari 2026 tersebut tercatat memiliki nilai ekonomi mencapai Rp74.250.000. Langkah […]

  • Minta Kapolres Sintang Kawal Seluruh Proyek APBN, Lasarus Gandeng Kementerian PU Tinjau RSUD Ade M Djoen

    Minta Kapolres Sintang Kawal Seluruh Proyek APBN, Lasarus Gandeng Kementerian PU Tinjau RSUD Ade M Djoen

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, memimpin kunjungan kerja penting ke Kabupaten Sintang dengan memboyong rombongan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI pada Jumat, 27 Februari 2026. Kunjungan yang dipusatkan di RSUD Ade M Djoen Sintang ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi pembangunan di lapangan serta memberikan arahan strategis agar program pemerintah pusat […]

  • Motor dan Mitsubishi Xpander Bertabrakan di Sekayam Sanggau, Satu Pengendara Luka

    Motor dan Mitsubishi Xpander Bertabrakan di Sekayam Sanggau, Satu Pengendara Luka

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Mitsubishi Xpander dan sepeda motor Honda CB150 Verza terjadi di Jalan Lintas Malenggang, Dusun Tapang Sebeluh, Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Akibat insiden tersebut, seorang pengendara sepeda motor mengalami luka di bagian kepala dan kaki. Kapolsek Sekayam AKP […]

  • Pria Diduga ODGJ Lukai Pengendara Pakai Arit di Putussibau Diamankan Polisi

    Pria Diduga ODGJ Lukai Pengendara Pakai Arit di Putussibau Diamankan Polisi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Jajaran Polsek Putussibau Utara menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang korban luka yang diduga akibat terkena senjata tajam, akibat diserang pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) pada Kamis, 9 April 2026. Sekitar pukul 16.00 WIB, Kanit Reskrim bersama personel Polsek Putussibau Utara langsung mengamankan seorang pria berinisial AC di kawasan Jalan Komyos […]

  • Polisi Cek Isu WNA Cina Garap Tambang Ilegal PT SPM di Desa Inggis

    Polisi Cek Isu WNA Cina Garap Tambang Ilegal PT SPM di Desa Inggis

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Jajaran Polsek Mukok melakukan pengecekan langsung ke lokasi tambang milik PT Satria Pratama Mandiri (SPM) di Dusun Sejata, Desa Inggis, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, pada Kamis, 9 April 2026. Langkah ini diambil kepolisian sebagai respons cepat terhadap beredarnya informasi mengenai dugaan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang disebut-sebut melibatkan warga negara asing […]

expand_less