Ingatkan Kades Tak Terpengaruh Tim Sukses, Wabup Ronny: Tanamkan Bahwa Anggaran Desa Adalah Uang Rakyat
- account_circle Pro/Tim
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- print Cetak

Ingatkan Kades Tak Terpengaruh Tim Sukses, Wabup Ronny: Tanamkan Bahwa Anggaran Desa Adalah Uang Rakyat. (Foto: Pro.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.Com — Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, melantik empat Kepala Desa (Kades) terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Kabupaten Sintang Tahun 2025.
Prosesi pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Balai Praja Kantor Bupati Sintang pada Rabu, 4 Februari 2026, yang dihadiri oleh jajaran OPD, Camat, serta perwakilan organisasi desa (PAPDESI dan APDESI).
Adapun empat kepala desa yang resmi dilantik adalah:
1. Lecok sebagai Kepala Desa Tanjung Mawang, Kecamatan Sepauk.
2. Rikhi Yakop sebagai Kepala Desa Empunak Tapang Keladan, Kecamatan Ketungau Hulu.
3. Agustinus sebagai Kepala Desa Laman Raya, Kecamatan Sungai Tebelian.
4. Yusnaini sebagai Kepala Desa Nanga Serawai, Kecamatan Serawai.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Florensius Ronny memberikan peringatan keras kepada para kades baru agar sangat berhati-hati dalam mengelola anggaran desa. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan wewenang.
“Tanamkan bahwa uang yang kita kelola adalah uang negara dan uang rakyat. Dengan demikian, kita akan hati-hati dalam mengelolanya dan kita akan aman ke depannya,” pesan Florensius Ronny pada Rabu siang.
Ia juga mengingatkan para kades agar tetap teguh pada aturan dan tidak mudah terintervensi oleh pihak-pihak tertentu pasca-pemilihan.
“Jangan sampai terpengaruh oleh tim sukses atau orang dekat kita. Setiap anggaran harus kita pertanggungjawabkan dengan benar dan sesuai peraturan yang ada,” tegas Wabup.
Selain masalah anggaran, Wabup Ronny meminta para kepala desa untuk aktif menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Sintang, terutama terkait kondisi infrastruktur pelayanan dasar di wilayah masing-masing.
Kades diminta tidak segan melaporkan jika ada fasilitas umum seperti sekolah atau Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) yang mengalami kerusakan agar segera mendapat penanganan.
Di sisi lain, sejalan dengan program prioritas Bupati Sintang, para kades yang baru dilantik ini juga diinstruksikan untuk segera menindaklanjuti Surat Edaran mengenai pendataan kemiskinan ekstrem.
“Kami mau data dari desa, berapa dan siapa, sehingga kami bisa memberikan solusi dan bantuan yang tepat sasaran,” pungkasnya.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Syarief Yasser Arafat, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Yustinus J, serta jajaran pengurus PKK tingkat desa.
- Penulis: Pro/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar