Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Ultimatum Jalan Rusak: Warga Ketungau Hilir Ancam Golput, Boikot Pajak, dan Ogah Rayakan HUT RI

Ultimatum Jalan Rusak: Warga Ketungau Hilir Ancam Golput, Boikot Pajak, dan Ogah Rayakan HUT RI

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.Com — Kekecewaan mendalam atas kerusakan infrastruktur jalan yang tak kunjung dibenahi membuat masyarakat Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang, mengambil sikap ekstrem. Warga secara terbuka mengancam akan melakukan boikot massal terhadap sejumlah agenda negara jika jalur logistik utama mereka diabaikan.

Ancaman tersebut tertuang dalam poin maklumat “Pernyataan Sikap Masyarakat Ketungau Bersatu” yang ditandatangani oleh para kepala desa serta tokoh masyarakat setempat dalam rapat di Aula Kantor Kecamatan Ketungau Hilir. Ada tiga poin ancaman pembangkangan sipil yang akan diambil warga jika tuntutan infrastruktur mereka tidak dipenuhi, yakni menolak ikut serta dalam Pemilu dan Pilkada mendatang, menolak merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI tahun 2026, serta menolak membayar pajak kendaraan.

Aksi ini dipicu oleh kondisi parah ruas Jalan Provinsi Sintang–Semubuk–Seputau 3, khususnya di wilayah Dusun Mungguk Tenggiling (Desa Setungkup) dan Dusun Pedadang Hulu (Desa Baung Sengatap). Warga menuntut komitmen konkret dari pemerintah daerah dan seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah tersebut untuk segera melakukan perbaikan massal.

Masyarakat memberikan tenggat waktu (ultimatum) paling lambat hari esok, Senin, 18 Mei 2026, agar alat berat dan pengerjaan fisik mulai tampak di lapangan. Batas waktu ini merujuk pada Surat Arahan Kolaborasi dari Bupati Sintang tertanggal 8 Mei 2026, yang menjanjikan pemeliharaan jalan dimulai pada minggu ketiga bulan Mei.

“Apabila pada tenggang waktu tersebut belum ada progres pengerjaan perbaikan jalan, warga akan mengambil sikap tegas dengan menutup total akses jalan CPO perusahaan kelapa sawit di wilayah Desa Maung pada tanggal 20 Mei 2026 nanti,” bunyi poin tuntutan tertulis warga yang diketahui oleh Camat Ketungau Hilir, Benediktus Hengky Saputra.

Selain menuntut ketepatan waktu, perwakilan warga meminta agar titik pengerjaan jalan ditarik mundur mulai dari arah Semubuk menuju ke arah Binjai. Mereka juga menegaskan agar material timbunan yang digunakan oleh perusahaan sawit wajib menggunakan batu berkualitas, bukan tanah urug yang justru memicu lumpur saat musim hujan.

Meski melayangkan ancaman keras, warga menegaskan tetap membuka pintu kerja sama. Masyarakat menyatakan siap membantu pihak pemerintah maupun korporasi dalam mengawal dan mengamankan proses pembebasan lahan untuk pembuatan drainase di sepanjang jalur Semubuk–Binjai demi ketahanan jalan yang akan dibangun.

Dokumen pernyataan sikap yang memuat ancaman boikot Pemilu hingga pajak ini diteken langsung oleh Kepala Desa Baung Sengatap Muryadi, Kepala Desa Setungkup Susi E., Kepala Desa Batu Nyadi Liyu, Kepala Desa Senibung Engkus, serta deretan tokoh masyarakat Ketungau Hilir. Kini, bola panas berada di tangan Pemprov Kalbar, Pemkab Sintang, dan konsorsium perusahaan sawit untuk meredam potensi blokade total di perbatasan hulu Sintang tersebut.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Jahannam! Ayah di Sekadau Perkosa Anak Sendiri Sejak Kelas 2 SD Hingga Hamil

    Jahannam! Ayah di Sekadau Perkosa Anak Sendiri Sejak Kelas 2 SD Hingga Hamil

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim/Mus
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Kepolisian Resor (Polres) Sekadau mengungkap kasus memilukan terkait dugaan tindak pidana pemerkosaan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur di wilayah Kecamatan Sekadau Hilir. Seorang pria berinisial RY (42) telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka atas tindakan bejat terhadap anak kandungnya sendiri. Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono […]

  • SIPSS Polri 2026 Dibuka, Cek Syarat Usia dan Daftar Jurusannya

    SIPSS Polri 2026 Dibuka, Cek Syarat Usia dan Daftar Jurusannya

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali membuka rekrutmen Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) 2026. Pendaftaran dimulai 15 Januari 2026 dan terbuka bagi lulusan sarjana hingga diploma dengan keahlian tertentu. Lewat jalur SIPSS, peserta yang lolos seleksi akan langsung menyandang pangkat Perwira Pertama Polri. Rekrutmen ini ditujukan untuk menjaring tenaga profesional dari berbagai […]

  • Hilang Kendali Akibat Silau Lampu, Truk Fuso Hantam Tembok Masjid Darussalam di Sekayam

    Hilang Kendali Akibat Silau Lampu, Truk Fuso Hantam Tembok Masjid Darussalam di Sekayam

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Lintas Malenggang, tepatnya di depan Masjid Darussalam Rintau, Dusun Bungkang, Desa Bungkang, Kecamatan Sekayam, pada Rabu dini hari, 22 April 2026, sekitar pukul 02.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu unit truk Mitsubishi Fuso berwarna kuning dengan nomor polisi KB 8**2 DF. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Selius […]

  • Polsek Meliau Pasang Banner Larangan PETI di Sejumlah Lokasi Tambang Ilegal

    Polsek Meliau Pasang Banner Larangan PETI di Sejumlah Lokasi Tambang Ilegal

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Polsek Meliau memasang banner larangan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/6/2026) sebagai langkah pencegahan terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan. Kapolsek Meliau IPTU Supar memimpin langsung kegiatan yang […]

  • Persiapkan Gebyar Madrasah 2026, KKG MI Sintang Matangkan Juknis Lomba Jelang Ramadan

    Persiapkan Gebyar Madrasah 2026, KKG MI Sintang Matangkan Juknis Lomba Jelang Ramadan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG MI) Kabupaten Sintang mulai mematangkan persiapan ajang bergengsi Gebyar Madrasah (GEMA) tahun 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di MIS Thariqul Huda Nenak pada Jumat, 30 Januari 2026. Agenda ini dihadiri oleh perwakilan guru dari 18 Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Sintang. Ketua KKG MI Kabupaten […]

  • Penutupan Gawai Dayak Meliau Meriah, Wabup Susana Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

    Penutupan Gawai Dayak Meliau Meriah, Wabup Susana Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Suasana penuh semangat kebersamaan dan pelestarian budaya mewarnai penutupan Gawai Adat Dayak Kecamatan Meliau atau Gawai Nyopat Soa I DAD Kecamatan Meliau di Rumah Adat Betang Pangsuma, Dusun Meliau Hilir, Desa Meliau Hilir, Kabupaten Sanggau, Rabu (20/5/2026) malam. Kegiatan bertema “Dengan Nyopat Sowan, Kita Lestarikan Budaya Kita” itu dihadiri sekitar 1.500 warga dari […]

expand_less