HUT ke-5 Damkar Bhakti 28: Wagub Krisantus Ajak Rawat Toleransi dan Janji Dorong Bantuan Prasarana
- account_circle Adp/Tim
- calendar_month Senin, 18 Mei 2026
- print Cetak

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menghadiri HUT ke-5 Damkar Bhakti 28 di Pontianak. Ia mengapresiasi para donatur dan dedikasi relawan pemadam. (Foto: Adp)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Pemadam Kebakaran (Damkar) Bhakti 28 yang digelar di Posko Utama, Jalan 28 Oktober, Kota Pontianak, Minggu, 17 Mei 2026.
Dalam momentum hari jadi tersebut, Wagub memberikan penghargaan tinggi terhadap eksistensi para relawan pemadam kebakaran swasta yang dinilai konsisten bergerak di garda terdepan aksi kemanusiaan. Ia juga secara khusus mengapresiasi peran para donatur tetap yang selama ini menopang operasional armada.
Krisantus membeberkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak yang mencatat setidaknya ada 20 kejadian kebakaran sepanjang bulan April lalu. Angka ini menjadi alarm bahwa ancaman kebakaran di area perkotaan tidak boleh dipandang sebelah mata.
“Kebakaran tidak pernah memberi tanda kapan akan terjadi. Saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada para donatur yang telah menyumbangkan sebagian hartanya untuk gerakan kemanusiaan melalui pemadam kebakaran,” ujar Krisantus Kurniawan pada Minggu (17/5/2026).
Wagub menilai kegigihan para relawan di lapangan sangat sejalan dengan spirit Mars Bhakti 28 yang mengusung slogan “Pantang Pulang Sebelum Padam”. Terlebih, peran petugas damkar saat ini dinilai semakin multifungsi karena tidak hanya memadamkan api, tetapi juga kerap membantu berbagai kebutuhan kedaruratan masyarakat lainnya.
Guna menunjang keselamatan para relawan saat bertaruh nyawa di lokasi bencana, Krisantus mendorong pengurus Damkar Bhakti 28 untuk segera mengajukan usulan bantuan sarana dan prasarana operasional kepada pemerintah daerah.
Di sisi lain, momentum perayaan yang dihadiri oleh berbagai elemen ini juga dimanfaatkan Wagub untuk menyuarakan pesan damai. Ia mengingatkan bahwa keberagaman suku dan agama di Kalimantan Barat harus dirawat bersama demi menjaga kondusivitas daerah.
“Kalimantan Barat ini miniatur NKRI. Semua suku ada di sini. Tugas kami sebagai pemimpin adalah menjadi perekat, mempersatukan dan mengompakkan seluruh elemen masyarakat agar Kalbar tetap aman dan damai,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Damkar Bhakti 28 Kota Pontianak, Tjhin Djie Sen, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas capaian lima tahun perjalanan komunitasnya. Ia menegaskan dukungan dari para donatur dan sinergisitas bersama Forkopimda menjadi bahan bakar utama bagi lembaganya untuk terus melayani warga Pontianak, Kubu Raya, hingga Mempawah.
Acara perayaan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Pontianak Sataruddin, Kepala BPBD Kota Pontianak, perwakilan Camat dan Kapolsek Pontianak Utara, Ketua PSMTI Kota Pontianak, serta ratusan relawan pemadam kebakaran se-Mempawah, Kubu Raya, dan Kota Pontianak.
- Penulis: Adp/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar