Breaking News
Trending Tags
Beranda » Kapal Bandong » Sintang Tetapkan Status KLB, Kartiyus Tegaskan Akan Eliminasi Anjing Terinfeksi Rabies

Sintang Tetapkan Status KLB, Kartiyus Tegaskan Akan Eliminasi Anjing Terinfeksi Rabies

  • account_circle Pro/Tim
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.Com — Pemerintah Kabupaten Sintang menyatakan kesiapannya untuk melakukan langkah tegas berupa eliminasi terhadap anjing yang telah terinfeksi rabies. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas adanya kasus kematian manusia akibat gigitan anjing di wilayah tersebut.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Kartiyus, saat membuka kegiatan Penyelidikan Epidemiologi Kasus Rabies oleh Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Aula RSUD AM Djoen Sintang pada Rabu, 22 April 2026.

Kartiyus menjelaskan bahwa Bupati Sintang sebenarnya telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Rabies di Kabupaten Sintang sejak 6 Maret 2026 lalu. Penetapan status ini didasarkan pada lonjakan kasus yang cukup signifikan di awal tahun.

“Penetapan KLB tersebut diambil setelah kembali terjadinya peningkatan kasus gigitan anjing rabies di beberapa kecamatan. Januari sampai Februari 2026 tercatat ada 107 kasus gigitan rabies,” ujar Kartiyus pada Rabu (22/4/2026).

Pihak Pemkab Sintang menyambut baik kehadiran Tim Direktorat Surveilan dan Karantina Kesehatan Kemenkes RI yang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengatasi persoalan ini secara tuntas.

Terkait kebijakan eliminasi, Kartiyus menegaskan bahwa perlindungan terhadap nyawa manusia adalah prioritas utama. Pemerintah tidak akan ragu melakukan tindakan tersebut terhadap hewan yang terbukti membawa virus mematikan itu.

“Saya juga mau menegaskan bahwa ketika sudah ada orang Sintang yang mati karena gigitan anjing rabies, maka Pemerintah Kabupaten Sintang tidak ragu untuk mengambil tindakan tegas berupa eliminasi. Jangan kalah oleh anjing penyebab rabies. Kita harus mengeliminasi anjing penyebab rabies,” tegasnya di hadapan peserta.

Kartiyus juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas hilangnya nyawa warga akibat virus ini. Ia berharap kebijakan eliminasi anjing yang terinfeksi rabies mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat tanpa adanya pertentangan.

“Saya sedih ada nyawa manusia yang harus mati karena gigitan anjing rabies. Saya berharap tidak ada yang menentang kebijakan eliminasi anjing penyebab rabies. Kita hanya melakukan eliminasi terhadap anjing yang sudah terinfeksi rabies,” tambahnya.

Pertemuan strategis tersebut dihadiri oleh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, manajemen RSUD AM Djoen Sintang, BPBD, serta tim ahli dari Kementerian Kesehatan RI.

Melalui kegiatan penyelidikan epidemiologi ini, jajaran Pemkab Sintang diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan koordinasi dalam upaya pencegahan serta penanggulangan rabies secara lebih efektif di masa mendatang.

  • Penulis: Pro/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kultum di Masjid Al-Mukarramah Keraton Sintang, Norsan Serahkan Bantuan Rp50 Juta dan Ajak Warga Banyak Sedekah

    Kultum di Masjid Al-Mukarramah Keraton Sintang, Norsan Serahkan Bantuan Rp50 Juta dan Ajak Warga Banyak Sedekah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Memasuki malam kelima bulan suci Ramadhan 1447 H, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melakukan kunjungan spiritual ke Masjid Al-Mukarramah Keraton Sintang pada Minggu, 22 Februari 2026. Dalam suasana khusyuk di hadapan jamaah sholat tarawih, Gubernur menyampaikan kultum yang menekankan pentingnya menjaga kegembiraan dan kepedulian sosial selama bulan penuh berkah ini. “Saya ingin mengingatkan […]

  • Jamin Kehalalan Produk dari Hulu, LPPOM Kalbar Gelar Pelatihan Juleha Berbasis SKKNI Jelang Iduladha

    Jamin Kehalalan Produk dari Hulu, LPPOM Kalbar Gelar Pelatihan Juleha Berbasis SKKNI Jelang Iduladha

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) Berbasis SKKNI resmi dibuka di Asrama Haji Pontianak pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh LPPOM Kalbar ini bertujuan untuk memperkuat sistem jaminan halal di wilayah Kalimantan Barat menjelang Hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban. Acara pembukaan pelatihan ini berlangsung dengan khidmat dan diakhiri […]

  • Krisantus Tinjau Proyek Jalan Sepanjang 19 KM Bodok-Meliau Senilai Rp16,6 Miliar

    Krisantus Tinjau Proyek Jalan Sepanjang 19 KM Bodok-Meliau Senilai Rp16,6 Miliar

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, meninjau langsung progres peningkatan ruas Jalan Bodok–Meliau yang berlokasi di Desa Melobok, Dusun Lubuk Masir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau. Peninjauan yang dilakukan pada Sabtu, 24 Januari 2026 ini bertujuan untuk memastikan pengerjaan infrastruktur berjalan sesuai rencana guna mendukung mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Ruas jalan […]

  • BNPP Gelar Survei Pengelolaan Perbatasan di Entikong, Soroti Pos Rusak hingga Otogate Imigrasi

    BNPP Gelar Survei Pengelolaan Perbatasan di Entikong, Soroti Pos Rusak hingga Otogate Imigrasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menggelar Survei Pengukuran Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan Pusat Pertumbuhan Kawasan Perbatasan (IPKP PPKP) Tahun 2026 di Wisma Nusantara PLBN Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi nasional untuk mengukur efektivitas pengelolaan kawasan perbatasan sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan pembangunan di wilayah strategis perbatasan […]

  • Panen Jagung Hibrida di Sanggau Tembus 7,2 Ton per Hektare

    Panen Jagung Hibrida di Sanggau Tembus 7,2 Ton per Hektare

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus menunjukkan hasil positif di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Hal itu terlihat dari panen jagung hibrida Kuartal II Tahun 2026 di lahan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes Desa Sosok, Dusun Perayan Dangku, Kecamatan Tayan Hulu, Senin, 8 Juni 2026. Panen yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut […]

  • Warga Rawamambok Tak Lagi Kesulitan Air, Sumur Bor Hasil Karya TNI Kini Siap Digunakan

    Warga Rawamambok Tak Lagi Kesulitan Air, Sumur Bor Hasil Karya TNI Kini Siap Digunakan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Pend/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dijalankan oleh Kodim 1205/Sintang kembali membuahkan hasil nyata bagi masyarakat. Salah satu target utama pembangunan fisik, yakni sumur bor di Posyandu Rawamambok, kini telah selesai dikerjakan dan siap digunakan oleh warga. Kehadiran sumur bor ini menjadi jawaban atas kerinduan warga terhadap akses air bersih, terutama untuk […]

expand_less