Penanganan Sampah dan Perbaikan Jalan Jerora 2 yang Bergelombang Jadi Fokus Musrenbang Kelurahan Akcaya
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
- print Cetak

Musrenbang Kelurahan Akcaya 2026 fokus pada penanganan darurat sampah, perbaikan jalan rusak, dan penguatan ekonomi Koperasi Merah Putih. (Foto: Diskominfo)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.Com — Perbaikan infrastruktur jalan yang telah menahun, penanganan status darurat sampah, serta penguatan ekonomi melalui Koperasi Merah Putih menjadi tiga fokus utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Akcaya.
Kegiatan perencanaan untuk Tahun Anggaran 2026 tersebut digelar di tingkat kelurahan pada Rabu, 21 Januari 2026.
Lurah Akcaya, Verseli Viani, dalam paparannya menegaskan terdapat tiga prioritas fisik yang sangat mendesak untuk direalisasikan pada tahun mendatang.
Hal ini dikarenakan usulan tersebut kerap gagal terlaksana pada tahun-tahun sebelumnya sehingga menjadi keluhan masyarakat setempat.
“Prioritas utama meliputi peningkatan dan penimbunan Jalan Jerora 2 Sungai Ana yang kondisinya sudah bergelombang,” ujar Verseli Viani pada Rabu.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pembangunan jalan gang di kawasan padat penduduk, seperti di wilayah Gang Asudin dan Danau Balik Angin.
Isu lingkungan juga menjadi sorotan tajam dalam pertemuan tersebut, terutama mengenai pengelolaan limbah rumah tangga.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sintang, Siti Musrikah, menyebut saat ini wilayah Sintang dalam kondisi darurat sampah akibat minimnya armada yang layak jalan.
Siti mendorong adanya optimalisasi pada TPS 3R Akcaya agar tidak sekadar menjadi tempat penampungan sampah sementara.
Ia berharap lokasi tersebut menjadi pusat daur ulang yang dilengkapi alat pengolah seperti insenerator melalui skema bantuan CSR.
Warga juga diimbau untuk disiplin mematuhi jam buang sampah yang telah ditetapkan, yakni antara pukul 18.00 hingga 06.00 WIB.
Menanggapi usulan tersebut, Anggota DPRD Sintang dari Dapil 1, Senen Maryono dan Yohanes Rumpak, berkomitmen untuk mengawal aspirasi warga.
Keduanya memastikan akan memasukkan usulan tersebut ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), meskipun pagu anggaran aspirasi tahun 2026 mengalami penurunan.
Yohanes Rumpak secara khusus menekankan pentingnya pembentukan Perda pengelolaan sampah dengan sanksi tegas serta perbaikan drainase untuk mengatasi banjir di Jerora 2.
Di sektor ekonomi, Perwakilan Dinas Perindagkop dan UKM memberikan apresiasi kepada Kelurahan Akcaya yang dinilai sangat responsif.
Akcaya menjadi salah satu wilayah tercepat dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih yang merupakan program strategis nasional Presiden Prabowo.
Koperasi ini nantinya akan difasilitasi lengkap untuk menjadi distributor resmi LPG dan berbagai barang bersubsidi lainnya bagi warga.
Selain itu, koperasi tersebut diproyeksikan menjadi penyuplai bahan pangan bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar