Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Aparat Temukan 15 Set Mesin Tambang di Sungai Botan Akek, Kapolsek Meliau Tegaskan Larangan PETI

Aparat Temukan 15 Set Mesin Tambang di Sungai Botan Akek, Kapolsek Meliau Tegaskan Larangan PETI

  • account_circle Hms/Mus
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.Com — Upaya penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali digencarkan oleh aparat kepolisian bersama pemerintah kecamatan di wilayah Kabupaten Sanggau. Kegiatan ini menyasar kawasan Dusun Riam Sembilo, Desa Kuala Rosan, Kecamatan Meliau, pada Rabu, 15 April 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Meliau, Iptu Supar, didampingi Camat Meliau, Tang, serta perangkat Desa Kuala Rosan. Penertiban dilakukan menyusul adanya laporan mengenai kondisi air Sungai Botan Akek yang mulai keruh akibat aktivitas penambangan.

Saat melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai, petugas menemukan sedikitnya 15 set mesin yang diduga kuat digunakan untuk menambang emas secara ilegal. Namun, para pekerja telah melarikan diri ke dalam hutan sebelum petugas tiba di lokasi.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas PETI karena dampaknya sangat merugikan, baik bagi lingkungan maupun masyarakat,” tegas Iptu Supar pada Rabu (15/4/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas juga sempat menghentikan satu unit kendaraan roda empat yang melintas di sekitar lokasi. Pengemudi berinisial SU, warga Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, diduga hendak menuju lokasi untuk melakukan aktivitas penambangan.

Iptu Supar langsung memberikan peringatan tegas dan meminta SU membawa kembali peralatannya serta tidak melakukan kegiatan PETI di wilayah Desa Kuala Rosan.

Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), terungkap bahwa aktivitas PETI di kawasan tersebut diduga telah mendapatkan persetujuan dari pemilik lahan secara sepihak.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa izin dari pemilik lahan tidak melegalkan aktivitas penambangan tanpa dokumen resmi dari pemerintah, apalagi yang berdampak merusak ekosistem sungai.

Kondisi Sungai Botan Akek yang keruh kini menjadi perhatian serius karena mengancam kebutuhan air bersih warga sekitar. Pihak Polsek Meliau memastikan akan terus melakukan patroli rutin guna menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kapuas Raya.

Aparat berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya jangka panjang dari pertambangan ilegal dan beralih ke sektor ekonomi yang lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

  • Penulis: Hms/Mus
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketimpangan Bantuan Sosial: Wabup Ronnu Minta Data Kemiskinan Berbasis Desa Rampung April 2026

    Ketimpangan Bantuan Sosial: Wabup Ronnu Minta Data Kemiskinan Berbasis Desa Rampung April 2026

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, memberikan instruksi tegas kepada seluruh Camat, Lurah, hingga Kepala Desa untuk segera melakukan pendataan valid terhadap warga yang hidup di bawah garis kemiskinan. Instruksi tersebut disampaikan Wabup Ronny saat memimpin Rapat Koordinasi di Pendopo Wakil Bupati Sintang pada Selasa, 27 Januari 2026. Pemkab Sintang di bawah kepemimpinan pasangan […]

  • Polisi Bongkar Arena Sabung Ayam di Kapuas Hulu, Polda Kalbar Tegaskan Perang terhadap Judi

    Polisi Bongkar Arena Sabung Ayam di Kapuas Hulu, Polda Kalbar Tegaskan Perang terhadap Judi

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat melalui Polsek Kalis bersama Koramil Kalis membongkar arena judi sabung ayam di Dusun Kalis Bening, Desa Nanga Danau, Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Senin malam, 26 Mei 2026. Penindakan dilakukan setelah aparat menerima laporan masyarakat terkait aktivitas perjudian yang dinilai meresahkan warga serta berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban […]

  • Terima Kunjungan Atase Pendidikan Malaysia, Pemprov Kalbar Bidik Investasi Pendidikan Jangka Panjang

    Terima Kunjungan Atase Pendidikan Malaysia, Pemprov Kalbar Bidik Investasi Pendidikan Jangka Panjang

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima kunjungan resmi dari rombongan Menteri Kedutaan Bidang Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Pertemuan strategis ini berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Kalbar pada Selasa, 28 April 2026. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus melakukan penjajakan peluang kerja sama di bidang pendidikan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan […]

  • Kecelakaan Libatkan Dua Truk di Tayan Hulu Sanggau, Anak 5 Tahun Meninggal Dunia

    Kecelakaan Libatkan Dua Truk di Tayan Hulu Sanggau, Anak 5 Tahun Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit truk dan satu mobil pribadi terjadi di Dusun Simpang Tanjung, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (13/5/2026) malam. Dalam peristiwa itu, seorang anak berusia lima tahun meninggal dunia di lokasi kejadian. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.20 WIB di depan Jawara Vulkanisir, Dusun […]

  • Kemenkum Kalbar Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual bagi Penenun Kain Pantang Sintang

    Kemenkum Kalbar Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual bagi Penenun Kain Pantang Sintang

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat memperkuat pelindungan kekayaan intelektual bagi komunitas penenun Kain Pantang Sintang melalui kegiatan sinergi bersama masyarakat adat dan pelaku UMKM di Rumah Betang Ensaid Panjang, Kabupaten Sintang. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 250 penenun Kain Pantang Sintang bersama sejumlah pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya lokal […]

  • Hadiri Konferensi Nasional Sylva Indonesia di Untan, Wamenhut Rohmat Marzuki Siap Fasilitasi Aksi Nyata Mahasiswa

    Hadiri Konferensi Nasional Sylva Indonesia di Untan, Wamenhut Rohmat Marzuki Siap Fasilitasi Aksi Nyata Mahasiswa

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan hijau dan pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan. Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan, saat membuka Konferensi Nasional Sylva Indonesia (KNSI) XXI di Teater 1 Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Senin, 18 Mei 2026. Perhelatan akbar ini turut dihadiri oleh […]

expand_less