Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Krisantus Semprot Perusahaan Sawit: Beroperasi di Kalbar Wajib Ikuti Regulasi dan Hormati Kearifan Lokal

Krisantus Semprot Perusahaan Sawit: Beroperasi di Kalbar Wajib Ikuti Regulasi dan Hormati Kearifan Lokal

  • account_circle Adp/Tim
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, memberikan teguran sekaligus penegasan keras kepada jajaran manajemen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan korporasi swasta yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit. Krisantus meminta seluruh perusahaan meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi daerah, mengoptimalkan kontribusi PAD, serta mendukung penuh kebijakan ekspor satu pintu melalui Danantara.

Instruksi taktis tersebut dilayangkan langsung saat dirinya memimpin rapat koordinasi lintas sektor di Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat pada Selasa (14/7/2026).

Dalam arahannya, Krisantus menegaskan bahwa investasi yang masuk ke Bumi Khatulistiwa tidak boleh sekadar mengeruk keuntungan bisnis semata, melainkan harus memiliki komitmen moral dan yuridis untuk ikut membangun daerah serta memberikan dampak kesejahteraan yang konkret bagi masyarakat lokal. Ia memperingatkan agar tidak ada satu pun perusahaan, termasuk yang berkantor pusat di luar Kalbar, yang memandang remeh aturan daerah.

“Jangan mentang-mentang BUMN atau perusahaan besar, lalu mengabaikan kewajiban. Anda beroperasi di Kalimantan Barat, maka harus mengikuti kearifan lokal dan peraturan yang berlaku di sini,” cetus Krisantus dengan nada tegas.

Salah satu poin krusial yang disorot tajam oleh Wagub adalah implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) yang dinilai belum menyentuh substansi dasar kebutuhan masyarakat akar rumput. Menurutnya, keberadaan kawasan permukiman kumuh dan kurang layak di sekitar konsesi atau wilayah operasional perkebunan menjadi bukti otentik bahwa penyaluran tanggung jawab sosial perusahaan masih belum tepat sasaran.

“Kalau masih ada kawasan kumuh di sekitar perusahaan, berarti CSR belum dijalankan dengan baik. Kehadiran perusahaan harus mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Bukan hanya sektor sosial, Pemprov Kalbar juga membidik optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Air Permukaan (PAP). Guna meminimalisir adanya kebocoran atau manipulasi laporan, Pemprov Kalbar dalam waktu dekat akan membentuk tim investigasi khusus yang melibatkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Tim ini nantinya akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan audit dan evaluasi berkala terhadap volume riil penggunaan air permukaan oleh pihak korporasi.

“Saya akan membentuk tim untuk mengecek penggunaan air permukaan di perusahaan-perusahaan agar pembayaran pajak sesuai dengan pemakaian sebenarnya. Ini adalah kewajiban pengusaha kepada negara dan daerah yang harus dijalankan,” tambah Krisantus.

Selain itu, forum ini menjadi wadah menyamakan persepsi strategis terkait kebijakan ekspor satu pintu komoditas kelapa sawit melalui Danantara yang merupakan arahan langsung dari pemerintah pusat. Pemprov Kalbar memastikan akan mengawal ketat masa transisi kebijakan ekspor ini dengan menjadwalkan pertemuan berkala lanjutan agar seluruh pelaku usaha patuh tanpa pengecualian demi kemajuan ekonomi Kalimantan Barat.

  • Penulis: Adp/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imigrisen Malaysia Tangkap 26 WNI di Tempat Hiburan Malam Miri Sarawak

    Imigrisen Malaysia Tangkap 26 WNI di Tempat Hiburan Malam Miri Sarawak

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Jabatan Imigrisen Malaysia (JIM) Negara Bagian Sarawak melalui Pasukan Tindakan Khusus (PTK) menggelar operasi penegakan hukum besar-besaran yang dikenal dengan sebutan “Ops Gegar”. Operasi ini menyasar sebuah tempat hiburan malam (THM) di kawasan Niah, Miri, pada Minggu dini hari, 12 April 2026. Langkah tegas ini diambil setelah petugas melakukan pemantauan ketat selama beberapa […]

  • Warga Rawamambok Tak Lagi Kesulitan Air, Sumur Bor Hasil Karya TNI Kini Siap Digunakan

    Warga Rawamambok Tak Lagi Kesulitan Air, Sumur Bor Hasil Karya TNI Kini Siap Digunakan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Pend/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dijalankan oleh Kodim 1205/Sintang kembali membuahkan hasil nyata bagi masyarakat. Salah satu target utama pembangunan fisik, yakni sumur bor di Posyandu Rawamambok, kini telah selesai dikerjakan dan siap digunakan oleh warga. Kehadiran sumur bor ini menjadi jawaban atas kerinduan warga terhadap akses air bersih, terutama untuk […]

  • Prabowo Tambah Dana Riset, Kampus Diminta Dukung Pangan-Energi

    Prabowo Tambah Dana Riset, Kampus Diminta Dukung Pangan-Energi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Presiden Prabowo Subianto menambah anggaran riset perguruan tinggi nasional menjadi Rp12 triliun. Anggaran tersebut naik Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, penambahan dana ini menunjukkan kepercayaan Presiden terhadap peran peneliti dan perguruan tinggi. “Ini bentuk kepercayaan Presiden kepada kampus dan peneliti agar berkontribusi besar […]

  • Selidiki Penyebab Jatuhnya Helikopter di Tapang Tingang, Tim Gabungan Amankan Dokumen dan Sistem FADEC

    Selidiki Penyebab Jatuhnya Helikopter di Tapang Tingang, Tim Gabungan Amankan Dokumen dan Sistem FADEC

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Hms/Mus
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Jajaran Polsek Nanga Taman, Polres Sekadau, melaksanakan pengamanan ketat dan pendampingan dalam rangka olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta investigasi kecelakaan helikopter Airbus H-130 nomor registrasi PK-CFX di Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman. Rangkaian investigasi ini melibatkan tim gabungan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Basarnas, TNI, kru PT Matthew Air, serta […]

  • Satu-satunya di Sintang, Santri Salafiyah Hamalatul Qur’an Siap Unjuk Gigi di Tes Kemampuan Akademik 2026

    Satu-satunya di Sintang, Santri Salafiyah Hamalatul Qur’an Siap Unjuk Gigi di Tes Kemampuan Akademik 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Pondok Pesantren Salafiyah Hamalatul Qur’an mencatatkan diri sebagai satu-satunya lembaga pendidikan salafiyah di Kabupaten Sintang yang siap mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada tahun 2026. Adapun jenjang yang diikuti adalah Wustha, atau tingkat pendidikan yang setara dengan SMP/MTs. Guna memastikan keikutsertaan tersebut berjalan lancar, Kepala Satuan Pendidikan Ponpes Hamalatul Qur’an, Dedi Alpiansyah, mulai […]

  • Buka Bimteknas di Pontianak, OSO Minta 525 Legislator Hanura Berani Koreksi Pemerintah Demi Rakyat

    Buka Bimteknas di Pontianak, OSO Minta 525 Legislator Hanura Berani Koreksi Pemerintah Demi Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Hanura di Novotel Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat malam, 1 Mei 2026. Pembukaan Bimteknas ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, […]

expand_less