Mobil Diduga Pecah Ban, Kecelakaan di Batang Tarang Tewaskan Ayah dan Anak
- account_circle Sinar Sintang
- calendar_month Senin, 11 Mei 2026
- print Cetak

Kecelakaan antara Toyota Avanza dan Yamaha NMAX di Batang Tarang, Sanggau, menewaskan seorang ayah dan anak balitanya. Polisi menduga kecelakaan dipicu ban mobil pecah. Foto: dok Humas Polri
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.com — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Yamaha NMAX dan mobil Toyota Avanza terjadi di Jalan penghubung Batang Tarang-Sosok, tepatnya di depan Sekolah BTCC, Desa Kebadu, Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yakni seorang pengendara sepeda motor dan anak balitanya. Korban meninggal diketahui bernama PS (31), warga Dusun Sebandang, Desa Lumut, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX KB 6817 UX bersama istrinya dan anak mereka yang masih berusia tiga tahun.
Sementara mobil Toyota Avanza putih bernomor polisi KB 1630 QZ dikemudikan RA (21), warga Kecamatan Sungai Kakap. Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, sepeda motor melaju dari arah Desa Kebadu menuju Kecamatan Tayan Hulu. Dari arah berlawanan datang mobil Toyota Avanza.
Diduga, ban belakang kiri mobil pecah secara tiba-tiba sehingga kendaraan kehilangan kendali dan bergerak ke sisi kanan jalan sebelum menabrak sepeda motor. Benturan keras menyebabkan pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Puskesmas Batang Tarang.
Sementara anak korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius yang dialami. Adapun istri korban selamat, namun mengalami luka lecet pada kedua tangan serta mengeluhkan nyeri di bagian dada dan sesak napas.
Akibat kecelakaan tersebut, mobil mengalami kerusakan pada bagian bumper kanan, kaca spion kanan patah, dan ban belakang kiri pecah. Sepeda motor korban juga mengalami kerusakan cukup parah.
Kapolsek Batang Tarang Ipda Miskun membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. “Personel langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban, mengamankan barang bukti, mendata saksi, dan melakukan penanganan di tempat kejadian perkara,” ujar Miskun.
Menurut dia, dugaan sementara kecelakaan dipicu pecah ban pada kendaraan roda empat sehingga pengemudi kehilangan kendali.
Ia mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, terutama bagian ban dan sistem keselamatan kendaraan. “Pemeriksaan kendaraan penting dilakukan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan,” katanya. (*/)
- Penulis: Sinar Sintang

Saat ini belum ada komentar