Berdayakan Perempuan Lokal Hingga Tembus Pasar Malaysia, UMKM Tenun Ikat Sintang Naik Kelas Bersama Bank Kalbar
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
- print Cetak

Galeri Sintang sukses memberdayakan perempuan lokal dan menembus pasar internasional hingga Malaysia berkat dukungan Kredit KUM Harapan dari Bank Kalbar. (Foto: Dok.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.Com — Berdiri sejak tahun 2022, Galeri Sintang menjadi salah satu bukti nyata kebangkitan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tenun ikat di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Galeri yang menyediakan berbagai pernak-pernik khas Sintang ini membuktikan bahwa kualitas produk lokal mampu bersaing dan memikat pasar hingga kancah internasional.
Pemilik Galeri Sintang, Sumjulia, secara tekun mengembangkan usahanya dengan merangkul serta memberdayakan perempuan-perempuan hebat asli Kabupaten Sintang.
Seluruh produk unggulan yang dihadirkan, terutama Kerajinan Tenun Ikat Sintang, diproduksi secara manual dan tradisional oleh tangan-tangan terampil para perajin perempuan lokal.
Perkembangan pesat yang diraih Galeri Sintang tidak terlepas dari suntikan dukungan permodalan yang disalurkan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar).
Dukungan finansial tersebut didapatkan melalui fasilitas Kredit KUM Harapan Bank Kalbar yang diperuntukkan bagi pengembangan sektor usaha rakyat.
“Sejak diberikan kredit oleh Bank Kalbar, usaha saya semakin berkembang dengan pesat,” ungkap Sumjulia.
Ia menceritakan bahwa sebelum memperoleh fasilitas kredit dari Bank Kalbar, ketersediaan persediaan produk di galerinya sangat terbatas, yakni hanya berkisar 5 buah per varian.
Namun, setelah mendapatkan bantuan permodalan, stok produk di Galeri Sintang melonjak drastis menjadi 15 hingga 25 buah.
Peningkatan kapasitas produksi tersebut membuat produk tenun ikat buatan perajin lokal Sintang berhasil menembus pasar internasional dan diminati hingga ke Sarawak, Malaysia.
Selain penguatan aspek permodalan, Galeri Sintang juga terus bertransformasi mengadopsi teknologi digital dalam operasional usahanya.
Guna memberikan kemudahan dan kenyamanan transaksi bagi para pelanggan, galeri ini telah menerapkan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS Bank Kalbar.
Merespons kemudahan layanan yang diterimanya, Sumjulia mengajak para pelaku usaha lainnya untuk tidak ragu dalam memajukan bisnis bersama Bank Kalbar.
“Saya mengajak masyarakat untuk mengembangkan usahanya dengan mengambil kredit di Bank Kalbar,” ujar Sumjulia.
Ia menegaskan bahwa proses pengajuan fasilitas pinjaman di bank daerah tersebut tergolong praktis dan efisien bagi para pelaku usaha.
“Karena prosesnya sangat mudah, cepat, sesuai dengan iklannya dan juga prosesnya bisa cepat asalkan semua dokumen atau kelengkapannya lengkap,” tambahnya.
Perjalanan dan kisah sukses Galeri Sintang ini menjadi cerminan nyata dari komitmen Bank Kalbar dalam mengusung semangat “Bersama Membangun Indonesia”.
Bank Kalbar terus hadir secara konsisten untuk mendorong UMKM daerah agar dapat naik kelas, memiliki daya saing tinggi, sekaligus merawat kelestarian warisan budaya lokal.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar