Pilkades Serentak di 112 Desa Kapuas Hulu, Para Calon Diminta Hindari Politik Uang
- account_circle Komf/Tim
- calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
- print Cetak

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan resmi membuka sosialisasi Pilkades Serentak 2026 untuk 112 desa. Ia menekankan transparansi dan komitmen tanpa politik uang. (Foto: Ilustrasi Pilkades Serentak./Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.Com — Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, secara resmi membuka kegiatan sosialisasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 se-Kabupaten Kapuas Hulu yang digelar di Putussibau pada Senin, 13 April 2026.
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran Wakil Bupati, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, hingga para camat dan panitia Pilkades dari berbagai wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa Pilkades merupakan amanat Undang-Undang sekaligus wujud nyata demokrasi di tingkat paling dasar. Ia meminta agar seluruh prosesnya menjunjung tinggi prinsip jujur dan adil.
“Pemilihan kepala desa adalah momentum penting bagi masyarakat desa dalam menentukan pemimpinnya secara langsung. Maka seluruh tahapan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” ujar Fransiskus Diaan pada Senin (13/4/2026).
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu memastikan dukungan penuh terhadap pesta demokrasi tingkat desa ini. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengalokasian anggaran yang bersumber dari APBD tahun 2026.
Langkah sosialisasi ini dinilai sangat krusial mengingat cakupan wilayah yang luas. Tercatat, Pilkades serentak tahun ini akan dilaksanakan pada 112 desa di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Bupati menitipkan pesan khusus kepada panitia penyelenggara agar senantiasa menjaga profesionalitas. Ia tidak ingin ada keberpihakan yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat desa.
“Kepada panitia penyelenggara, saya meminta agar bekerja secara profesional, menjaga netralitas, serta transparan dalam setiap tahapan,” tegasnya.
Selain kepada panitia, imbauan keras juga ditujukan kepada para calon kepala desa yang akan bertarung. Bupati meminta mereka berkompetisi secara sehat dan menjauhi praktik politik uang.
“Para calon kepala desa diimbau untuk berkompetisi secara sehat dan menghindari praktik politik uang maupun penyebaran informasi yang tidak benar,” tambah Bupati.
Masyarakat juga diajak untuk berpartisipasi aktif menggunakan hak pilihnya secara bijak. Kesadaran warga dalam menjaga situasi tetap kondusif sangat diperlukan agar pembangunan desa tidak terhambat oleh gesekan politik.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan ada kesamaan pemahaman antara pemerintah, panitia, dan calon mengenai regulasi serta mekanisme tahapan yang berlaku selama Pilkades berlangsung.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pilkades sebagai sarana memperkuat kebersamaan demi membangun Kapuas Hulu yang lebih maju dan sejahtera ke depan.
- Penulis: Komf/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar