Breaking News
Trending Tags
Beranda » Kapuas Raya » Polisi Pastikan Isu Teror Ketuk Pintu di Tanah Pinoh Hoaks, Warga Diminta Tak Sebar Informasi Bohong

Polisi Pastikan Isu Teror Ketuk Pintu di Tanah Pinoh Hoaks, Warga Diminta Tak Sebar Informasi Bohong

  • account_circle Sinar Sintang
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.com – Kepolisian Sektor Kota Baru memastikan isu teror ketuk pintu rumah warga di Kecamatan Tanah Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, merupakan informasi bohong atau hoaks. Kepastian itu disampaikan setelah polisi melakukan penyelidikan terkait video viral dugaan penganiayaan seorang perempuan serta rumor yang sempat memicu kepanikan warga.

Kapolsek Kota Baru bersama personel Unit Reskrim melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mengklarifikasi informasi yang beredar luas di media sosial pada Senin, 8 Juni 2026. Hasil penyelidikan menunjukkan adanya dua peristiwa berbeda yang kemudian dikaitkan oleh sejumlah pihak hingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Polisi membenarkan adanya kasus penganiayaan terhadap seorang perempuan bernama Ekomiati, istri Firdaus, yang diduga dilakukan orang tak dikenal. Namun kepolisian menegaskan peristiwa itu merupakan tindak kriminal biasa dan tidak berkaitan dengan isu teror mengetuk pintu rumah warga.

“Hingga saat ini pihak keluarga korban belum membuat laporan polisi resmi dan memilih penyelesaian secara kekeluargaan,” ujar petugas dalam hasil klarifikasi.

Sementara itu, warga bernama Nur Anisa Rahmawati yang disebut-sebut menjadi korban teror juga memberikan klarifikasi kepada penyidik. Ia mengaku tidak pernah mendengar suara ketukan pintu seperti yang ramai dibicarakan di media sosial.

Menurut Nur Anisa, dirinya hanya mendengar suara benturan keras yang diduga berasal dari lemparan batu ke dinding rumahnya sehingga spontan berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Keterangan serupa juga disampaikan saksi Muhammad Jefri Albukori yang datang ke lokasi setelah mendengar teriakan tersebut. Ia mengaku tidak menemukan orang mencurigakan di sekitar rumah korban.

Jefri juga membantah kabar viral di grup WhatsApp yang menyebut dirinya melihat pria berpakaian hitam membawa senjata tajam. “Informasi itu tidak benar dan sudah dibesar-besarkan,” kata Jefri kepada polisi.

Menanggapi hasil penyelidikan tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menegaskan bahwa isu teror sistematis mengetuk pintu rumah warga di Tanah Pinoh merupakan hoaks yang sengaja dikembangkan untuk menciptakan kepanikan.

“Ada pihak tertentu yang mencoba mengaitkan peristiwa kriminal lokal dengan rumor mistis demi menciptakan ketakutan di masyarakat,” ujar Bambang dalam keterangannya.

Ia mengapresiasi langkah cepat Polsek Kota Baru yang dinilai berhasil meredam keresahan warga sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Polda Kalbar juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prinsip saring sebelum sharing. Penyebaran berita bohong yang menimbulkan keonaran dapat dikenakan sanksi pidana sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik,” kata Bambang.

Selain itu, masyarakat diminta tetap menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda atau siskamling sebagai bentuk gotong royong menjaga ketertiban warga, bukan karena terpengaruh isu menyesatkan.

Polsek Kota Baru memastikan situasi di Kecamatan Tanah Pinoh saat ini aman dan kondusif. Warga diminta kembali beraktivitas normal serta mempercayakan penanganan keamanan kepada aparat kepolisian. (*/)

  • Penulis: Sinar Sintang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UPTD PPA Sintang Turun Tangan, Siapkan Pendampingan Psikis untuk 240 Siswa MIM Labschool yang Terusir

    UPTD PPA Sintang Turun Tangan, Siapkan Pendampingan Psikis untuk 240 Siswa MIM Labschool yang Terusir

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Sintang mulai mengambil langkah nyata terkait krisis yang menimpa Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif (MIM) Labschool Sintang. Pada Jumat siang, 30 Januari 2026, Kepala UPTD PPA beserta staf melakukan pertemuan khusus dengan pihak kepala sekolah, guru, dan komite MIM Labschool guna membahas dampak psikologis […]

  • Pimpin Rapat PAD, Bupati Aron Minta OPD Sekadau “Gas Pol” Gali Potensi Pendapatan Daerah

    Pimpin Rapat PAD, Bupati Aron Minta OPD Sekadau “Gas Pol” Gali Potensi Pendapatan Daerah

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Bupati Sekadau, Aron, menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menggali potensi pendapatan daerah secara maksimal, inovatif, dan berkelanjutan demi memperkuat kemandirian fiskal. Arahan strategis tersebut disampaikan Bupati saat memimpin rapat Tim Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan I Tahun 2026 di Ruang Rapat Wakil Bupati Sekadau pada Rabu, 8 April […]

  • Prabowo Tambah Dana Riset, Kampus Diminta Dukung Pangan-Energi

    Prabowo Tambah Dana Riset, Kampus Diminta Dukung Pangan-Energi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Presiden Prabowo Subianto menambah anggaran riset perguruan tinggi nasional menjadi Rp12 triliun. Anggaran tersebut naik Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, penambahan dana ini menunjukkan kepercayaan Presiden terhadap peran peneliti dan perguruan tinggi. “Ini bentuk kepercayaan Presiden kepada kampus dan peneliti agar berkontribusi besar […]

  • Jahannam! Ayah di Sekadau Perkosa Anak Sendiri Sejak Kelas 2 SD Hingga Hamil

    Jahannam! Ayah di Sekadau Perkosa Anak Sendiri Sejak Kelas 2 SD Hingga Hamil

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim/Mus
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Kepolisian Resor (Polres) Sekadau mengungkap kasus memilukan terkait dugaan tindak pidana pemerkosaan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur di wilayah Kecamatan Sekadau Hilir. Seorang pria berinisial RY (42) telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka atas tindakan bejat terhadap anak kandungnya sendiri. Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono […]

  • Ramalan Primbon Jawa 2026: 5 Weton ‘Penunggang Kuda Api’ yang Diprediksi Menjadi Jutawan Baru

    Ramalan Primbon Jawa 2026: 5 Weton ‘Penunggang Kuda Api’ yang Diprediksi Menjadi Jutawan Baru

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com – Memasuki tahun 2026, masyarakat yang memercayai perhitungan tradisional mulai menyoroti ramalan nasib berdasarkan penanggalan Jawa. Berdasarkan informasi dari kanal YouTube ymc Official, tahun 2026 dikenal sebagai Tahun Jaran Geni atau Kuda Api, sebuah periode yang melambangkan kebangkitan semangat dan keberanian yang luar biasa. Dalam pandangan pini sepuh, Tahun Kuda Api diibaratkan sebagai energi […]

  • Ikan Bawal Kalbar Jadi Primadona di Malaysia, Ekspor Lewat PLBN Entikong Tembus Ratusan Juta Rupiah

    Ikan Bawal Kalbar Jadi Primadona di Malaysia, Ekspor Lewat PLBN Entikong Tembus Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Arus ekspor produk perikanan dari Kalimantan Barat terus menunjukkan daya saing yang kuat di pasar internasional pada awal tahun ini. Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong kembali melepas sebanyak 2,25 ton ikan bawal menuju Malaysia. Pengiriman yang dilakukan pada 13 Januari 2026 tersebut tercatat memiliki nilai ekonomi mencapai Rp74.250.000. Langkah […]

expand_less