Breaking News
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Mengapa Tidur Siang Tak Bisa Gantikan Tidur Malam? Simak Penjelasan dr. Tirta

Mengapa Tidur Siang Tak Bisa Gantikan Tidur Malam? Simak Penjelasan dr. Tirta

  • account_circle Keyvin
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.Com – Dalam edukasi kesehatan yang diunggah pada 24 Oktober 2023, dr. Tirta memberikan penjelasan mendalam mengenai pola istirahat bagi orang dewasa. Beliau menyoroti fenomena tidur siang yang sering kali dianggap sebagai pengganti kekurangan jam tidur di malam hari.

Pentingnya Durasi Tidur Malam bagi Orang Dewasa

dr. Tirta menekankan bahwa tubuh orang dewasa membutuhkan durasi istirahat malam yang spesifik agar fungsi otak dan fisik tetap prima. Hal ini berkaitan dengan pencapaian fase istirahat terdalam yang sangat dibutuhkan tubuh.

“Jadi ketika dewasa tidurkan minimal 7 sampai 8 jam atau kita mendapatkan fase deep sleep itu selama 1 setengah sampai 2 jam,” ujar dr. Tirta dalam pernyataannya.

Beliau juga menegaskan bahwa durasi tidur siang yang lama sekalipun tidak akan bisa mengompensasi kualitas tidur malam. “Tidur siang mau 10 jam itu tidak akan pernah menggantikan tidur 7 jam saat malam,” tambahnya.

Memahami Fungsi Power Nap di Siang Hari

Berdasarkan tinjauan medis yang disampaikan, otak manusia mengalami titik kelelahan tertinggi pada rentang waktu tertentu di siang hari. dr. Tirta menyebutkan bahwa antara pukul 13.00 hingga 16.00 WIB adalah waktu di mana otak sangat memerlukan jeda.

Namun, istirahat di siang hari ini sebaiknya dilakukan dengan teknik power nap atau tidur singkat. Berikut adalah beberapa poin utama mengenai fungsi power nap:

• Pemulihan Otak: Memberikan kesempatan bagi otak untuk melakukan pemulihan (recovery) dalam waktu singkat.
• Aktivitas Tubuh: Saat siang hari tubuh cenderung aktif, sehingga yang paling membutuhkan istirahat adalah saraf otak.
• Durasi Ideal: dr. Tirta menyarankan durasi power nap yang cukup adalah sekitar 1 hingga 2 jam.

Perbedaan Aktivitas Tubuh Malam dan Siang

Alasan utama mengapa tidur malam tidak tergantikan adalah karena penurunan aktivitas biologis yang terjadi secara alami. Pada malam hari, aktivitas otak, penglihatan, dan organ tubuh lainnya menurun secara otomatis untuk beristirahat. Hal ini berbeda dengan kondisi siang hari di mana tubuh tetap dalam mode aktif meskipun otak merasa lelah.

Sebagai penutup, dr. Tirta mengingatkan masyarakat untuk tetap memprioritaskan tidur malam sebagai fondasi utama kesehatan, meskipun telah melakukan power nap di siang hari.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Melawi Terus Garap Lahan Pertanian Usai Panen Jagung

    Polres Melawi Terus Garap Lahan Pertanian Usai Panen Jagung

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Kepolisian Resor Melawi kembali menanami lahan pertanian milik institusi dengan komoditas jagung, Rabu (14/1/2026). Lahan yang berada di belakang Markas Polres Melawi itu sebelumnya telah dipanen dan langsung kembali dimanfaatkan agar tetap produktif. Kegiatan penanaman dipimpin Kapolres Melawi Ajun Komisaris Besar Polisi Harris Batara Simbolon, didampingi Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana. Sejumlah pejabat […]

  • Mengenang 40 Hari Dirawat Covid-19, Bupati Bala Minta Sektor Kesehatan Sintang Jadi Prioritas Utama

    Mengenang 40 Hari Dirawat Covid-19, Bupati Bala Minta Sektor Kesehatan Sintang Jadi Prioritas Utama

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, memberikan peringatan penting kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan dan RSUD AM Djoen Sintang untuk memperkuat pola komunikasi. Hal tersebut ditegaskan Bupati saat menghadiri acara pisah sambut di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang yang digelar di Aula dr. Mochtar Moeluk pada Rabu, 21 Januari 2026. Bupati menyampaikan bahwa perbaikan […]

  • Hindari Lubang Jalan, Truk Tangki Terguling di Sanggau, Sopir Tewas di Tempat

    Hindari Lubang Jalan, Truk Tangki Terguling di Sanggau, Sopir Tewas di Tempat

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Kalimantan KM 12 Toba, Dusun Modang, Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu malam, 9 Mei 2026. Insiden tersebut menewaskan sopir truk tangki setelah kendaraan yang dikemudikannya terguling di badan jalan. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Truk tangki Mitsubishi berwarna […]

  • Kalbar Masuki Fase Kering, Polda Imbau Warga Tak Bakar Lahan Selama Januari

    Kalbar Masuki Fase Kering, Polda Imbau Warga Tak Bakar Lahan Selama Januari

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com – Masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal ini menyusul rilis data terbaru hasil analisis dinamika atmosfer dan pemodelan cuaca yang menunjukkan adanya tren penurunan curah hujan di sebagian besar wilayah tersebut. Berdasarkan analisis periode 1 hingga 12 Januari 2026, tercatat bahwa dalam […]

  • BNPP Gelar Survei Pengelolaan Perbatasan di Entikong, Soroti Pos Rusak hingga Otogate Imigrasi

    BNPP Gelar Survei Pengelolaan Perbatasan di Entikong, Soroti Pos Rusak hingga Otogate Imigrasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menggelar Survei Pengukuran Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan Pusat Pertumbuhan Kawasan Perbatasan (IPKP PPKP) Tahun 2026 di Wisma Nusantara PLBN Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi nasional untuk mengukur efektivitas pengelolaan kawasan perbatasan sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan pembangunan di wilayah strategis perbatasan […]

  • Prabowo Tambah Dana Riset, Kampus Diminta Dukung Pangan-Energi

    Prabowo Tambah Dana Riset, Kampus Diminta Dukung Pangan-Energi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Presiden Prabowo Subianto menambah anggaran riset perguruan tinggi nasional menjadi Rp12 triliun. Anggaran tersebut naik Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, penambahan dana ini menunjukkan kepercayaan Presiden terhadap peran peneliti dan perguruan tinggi. “Ini bentuk kepercayaan Presiden kepada kampus dan peneliti agar berkontribusi besar […]

expand_less