Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Polsek Meliau Pasang Banner Larangan PETI di Sejumlah Lokasi Tambang Ilegal

Polsek Meliau Pasang Banner Larangan PETI di Sejumlah Lokasi Tambang Ilegal

  • account_circle Sinar Sintang
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.com – Polsek Meliau memasang banner larangan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/6/2026) sebagai langkah pencegahan terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan. Kapolsek Meliau IPTU Supar memimpin langsung kegiatan yang diawali dengan apel kesiapan personel sebelum turun ke lapangan.

Dalam arahannya, Supar meminta personel mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat saat memberikan sosialisasi terkait bahaya aktivitas PETI. Petugas kemudian bergerak menuju sejumlah lokasi di Desa Pampang Dua dan Desa Kuala Rosan yang diduga menjadi area aktivitas tambang emas ilegal.

Di Dusun Lubuk Benuang, Desa Pampang Dua, polisi menemukan satu set mesin jack atau dompeng di pinggiran Sungai Pampang Dua dalam kondisi tidak beroperasi. Petugas lalu memasang banner larangan PETI di lokasi tersebut sebagai bentuk imbauan kepada masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan ke Dusun Kuala Rosan, Desa Kuala Rosan. Di lokasi itu, polisi kembali menemukan satu set mesin dompeng yang juga tidak digunakan. Sementara di Dusun Riam Sembilo, Desa Kuala Rosan, petugas mendapati lima set mesin dompeng dalam kondisi tidak beroperasi.

Selain memasang banner larangan PETI, polisi juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan tanpa izin. Saat menuju Dusun Batu Laut, Desa Kuala Rosan, personel sempat terkendala hujan deras yang menghambat perjalanan menuju lokasi sasaran.

Meski demikian, kegiatan sosialisasi tetap dilakukan dengan memasang banner larangan PETI di lingkungan permukiman warga. Kapolsek Meliau IPTU Supar mengatakan, pencegahan aktivitas PETI membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk pemerintah desa dan masyarakat.

“Pencegahan PETI harus menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan tanpa izin yang dapat merusak lingkungan dan menimbulkan persoalan hukum,” ujar Supar. Menurut dia, pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang berpotensi menjadi lokasi aktivitas PETI.

Berdasarkan informasi masyarakat, sebagian pekerja PETI di wilayah Desa Pampang Dua dan Desa Kuala Rosan diduga berasal dari luar daerah. Informasi tersebut, kata Supar, akan menjadi bahan pemetaan dan monitoring lebih lanjut oleh kepolisian. (*/)

  • Penulis: Sinar Sintang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Sanggau Musnahkan Barang Bukti 51 Perkara, Kasus Narkotika Mendominasi

    Kejari Sanggau Musnahkan Barang Bukti 51 Perkara, Kasus Narkotika Mendominasi

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau memusnahkan barang bukti dari 51 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut digelar di Kantor Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas II Kejari Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Pemusnahan barang bukti dilakukan sebagai pelaksanaan putusan pengadilan berdasarkan […]

  • 47 Perusahaan Kumpul di Forum CSR Kalbar, Bank Kalbar Tegaskan Komitmen Bangun Daerah

    47 Perusahaan Kumpul di Forum CSR Kalbar, Bank Kalbar Tegaskan Komitmen Bangun Daerah

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Sebanyak 47 perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Barat berkumpul dalam Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSBLP/CSR) Kalbar. Forum ini menjadi ajang memperkuat sinergi dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. Forum digelar di Ballroom Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah hadir dalam kegiatan tersebut. Di […]

  • Menarik Itu Pilihan: Rahasia Pancarkan Pesona Luar Dalam bagi Wanita

    Menarik Itu Pilihan: Rahasia Pancarkan Pesona Luar Dalam bagi Wanita

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com-Fenomena beauty privilege seringkali membuat banyak wanita merasa kurang percaya diri dengan penampilan fisik bawaan. Namun, sebuah prinsip penting dalam buku The Alpha Girls Guide menekankan bahwa menjadi menarik adalah sebuah pilihan dan tanggung jawab pribadi. “Jika kamu tidak terlahir cantik itu nasib, tapi kalau kamu tidak tampak menarik itu salahmu,” tulis Henry Manampiring dalam […]

  • Norsan Perpanjang Uji Coba Pengaturan Akses Duplikasi Jembatan Kapuas I

    Norsan Perpanjang Uji Coba Pengaturan Akses Duplikasi Jembatan Kapuas I

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memastikan masa uji coba pengaturan akses kendaraan di kawasan Duplikasi Jembatan Kapuas I Pontianak akan diperpanjang untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurai kemacetan. Hal tersebut disampaikan saat dirinya meninjau langsung pelaksanaan uji coba di lapangan pada Kamis (15/10/2026). Berdasarkan pengamatan di lokasi, skema pengaturan akses yang diterapkan selama masa […]

  • Panen Jagung Hibrida di Sekayam Capai 10,14 Ton per Hektare

    Panen Jagung Hibrida di Sekayam Capai 10,14 Ton per Hektare

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Program percepatan swasembada pangan nasional mulai menunjukkan hasil di wilayah perbatasan Kalimantan Barat. Tim Penanganan Khusus Ketahanan Pangan (TPKK) Desa Sotok bersama jajaran TNI-Polri dan penyuluh pertanian menggelar panen raya jagung hibrida di Dusun Keladang I, Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Selasa, 9 Juni 2026. Panen dilakukan di atas lahan produktif seluas […]

  • Cari Rotan di Sungai Kapuas, Warga Sanggau Hilang setelah Speed Air Ditemukan Terbalik

    Cari Rotan di Sungai Kapuas, Warga Sanggau Hilang setelah Speed Air Ditemukan Terbalik

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Seorang pria bernama Johin (50), warga Dusun Sungai Kodang, Desa Sungai Alai, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, dilaporkan hilang saat mencari rotan di aliran Sungai Kapuas, Minggu (24/5/2026). Korban diduga mengalami kecelakaan air setelah speed air berbodi kayu bermesin 2 PK yang digunakannya ditemukan dalam kondisi terbalik di sekitar Jetty PT MAS. […]

expand_less