Kecelakaan Tunggal di Bonti Sanggau, Pengendara Motor Tewas Tabrak Tembok
- account_circle Sinar Sintang
- calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
- print Cetak

Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Bodok-Bonti, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Foto: dok Humas Polri
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.com — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Bodok-Bonti, tepatnya di depan Puskesmas Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (20/5/2026) malam. Dalam peristiwa tersebut, seorang pengendara sepeda motor berinisial MN (46) meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak tembok semen di pinggir jalan.
Korban diketahui merupakan warga Dusun Terusan, Desa Bonti, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau. Kapolsek Bonti IPTU Erpan Yudi Asmara mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 22.15 WIB saat kondisi arus lalu lintas relatif sepi.
“Korban mengendarai sepeda motor Yamaha Mio M3 warna biru hitam nomor polisi KB 3449 UX dari arah Bodok menuju Bonti,” ujar Erpan, Kamis (21/5/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diduga kehilangan kendali saat melintas di lokasi kejadian hingga kendaraan keluar jalur dan menghantam tembok semen di sisi jalan. Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka robek serius di bagian kepala sebelah kiri.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Bonti untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dialaminya.
Petugas Polsek Bonti yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas. “Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan membantu proses evakuasi korban,” kata Erpan.
Ia menambahkan, kendaraan korban saat ini telah diamankan di Mapolsek Bonti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya pada malam hari.
Menurut Erpan, faktor kelelahan, kurang konsentrasi, hingga kondisi jalan dapat menjadi pemicu kecelakaan apabila pengendara tidak waspada. “Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, dan memastikan kondisi fisik dalam keadaan baik sebelum berkendara,” ujarnya.
Peristiwa tersebut menambah daftar kecelakaan lalu lintas tunggal di wilayah Kabupaten Sanggau dalam beberapa waktu terakhir. (*/)
- Penulis: Sinar Sintang

Saat ini belum ada komentar