Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Viral Mobil Diduga Disiram Air Keras di Sanggau, Polisi Pastikan Cairan dalam Video Bukan Air Keras

Viral Mobil Diduga Disiram Air Keras di Sanggau, Polisi Pastikan Cairan dalam Video Bukan Air Keras

  • account_circle Sinar Sintang
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.com – Polres Sanggau bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang viral di media sosial terkait dugaan pelemparan air keras terhadap sebuah kendaraan di wilayah Kabupaten Sanggau. Setelah melakukan serangkaian klarifikasi dan penyelidikan awal, polisi memastikan bahwa cairan yang terlihat dalam video bukanlah air keras sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

Informasi tersebut ramai diperbincangkan setelah sejumlah akun di Facebook dan Instagram mengunggah video pada Kamis (18/6/2026) dini hari. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa sebuah mobil menjadi korban pelemparan air keras oleh orang tidak dikenal.

Narasi yang beredar juga menyebutkan pengemudi telah menghubungi layanan darurat Call Center 110 namun tidak mendapatkan respons. Viralnya informasi tersebut memicu beragam tanggapan dari masyarakat dan mendorong kepolisian untuk segera melakukan pendalaman guna memastikan fakta yang sebenarnya.

Menindaklanjuti informasi yang beredar, petugas piket Polres Sanggau langsung melakukan penelusuran dan berhasil mengidentifikasi pria yang tampil dalam video tersebut, yakni seorang pengemudi berinisial AC.

Untuk memperoleh keterangan yang akurat, AC didampingi personel Polsek Mukok dimintai klarifikasi di Polres Sanggau terkait kronologi kejadian dan isi video yang telah tersebar luas di media sosial.

Dari hasil pemeriksaan diketahui peristiwa itu terjadi pada Rabu malam (17/6/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu AC sedang mengendarai mobil Toyota Agya berwarna kuning bernomor polisi KB 1045 MJ di ruas Jalan Lintas Kalimantan, tepatnya di Simpang Desa Inggis, Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.

Saat melintas di lokasi tersebut, kendaraan yang dikemudikannya diduga terkena lemparan cairan dari orang yang tidak dikenal.

Meski dalam video tampak adanya cairan yang mengalir pada bagian kendaraan, hasil klarifikasi menunjukkan bahwa cairan tersebut bukan air keras. AC menjelaskan bahwa cairan yang terlihat dalam rekaman video merupakan cairan pembersih kaca atau air wiper yang terdapat di dalam kendaraan.

Temuan tersebut sekaligus membantah informasi yang beredar luas di media sosial yang menyebut kendaraan menjadi sasaran pelemparan air keras. Polisi menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan fakta yang mendukung klaim adanya penggunaan air keras dalam peristiwa tersebut.

Selain isu air keras, polisi juga memberikan penjelasan terkait narasi yang menyebut layanan Call Center 110 Polres Sanggau tidak merespons laporan korban. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa AC tidak pernah melakukan panggilan maupun pelaporan melalui layanan Call Center 110.

Dalam keterangannya, AC mengaku tidak mengetahui prosedur penggunaan layanan darurat tersebut sehingga tidak pernah menghubungi pihak kepolisian melalui nomor 110. Setelah kejadian, ia justru menghubungi pemilik kendaraan, anggota keluarga, serta rekannya yang bekerja sebagai pengemudi travel untuk memberitahukan insiden yang dialaminya.

Pemilik kendaraan kemudian menyarankan agar kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Dengan demikian, polisi memastikan informasi yang menyebut layanan Call Center 110 tidak merespons laporan korban tidak sesuai dengan fakta hasil pemeriksaan.

Meski memastikan cairan dalam video bukan air keras, Polres Sanggau tetap melanjutkan penyelidikan terkait dugaan pelemparan cairan terhadap kendaraan yang dikemudikan AC. Polisi menyatakan peristiwa pelemparan memang terjadi dan saat ini masih dilakukan pengusutan untuk mengungkap pelaku maupun motif di balik aksi tersebut.

Kendaraan yang digunakan AC diketahui merupakan mobil rental milik sebuah perusahaan penyewaan kendaraan di Kabupaten Sintang. Dalam proses penyelidikan, petugas akan mengumpulkan keterangan dari para saksi, menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian, serta mencari petunjuk lain yang dapat membantu mengidentifikasi pelaku.

Polres Sanggau juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial sebelum kebenarannya dipastikan. Masyarakat diminta mengedepankan informasi resmi dari pihak berwenang agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun penyebaran informasi yang tidak sesuai fakta. (*/)

  • Penulis: Sinar Sintang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekomendasi Mobil Bekas Layak Beli 2026: Tips Pilih Unit Bandel dan Cara Deteksi Odometer Palsu

    Rekomendasi Mobil Bekas Layak Beli 2026: Tips Pilih Unit Bandel dan Cara Deteksi Odometer Palsu

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com – Memasuki tahun 2026, pasar mobil bekas tetap menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang menginginkan kendaraan berkualitas dengan harga terjangkau. Namun, ketelitian dalam memilih unit serta pemahaman teknis sangat diperlukan agar tidak terjebak pada unit yang bermasalah. Dokter Mobil Indonesia melalui kanal YouTube resminya membagikan panduan komprehensif mengenai daftar kendaraan yang direkomendasikan serta tips […]

  • Polsek Sekayam Amankan 126 Karung Pupuk Subsidi, Seorang Perempuan Diperiksa

    Polsek Sekayam Amankan 126 Karung Pupuk Subsidi, Seorang Perempuan Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Jajaran Polsek Sekayam mengamankan 126 karung pupuk subsidi yang diduga disalahgunakan dalam proses distribusi di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Dalam penindakan tersebut, polisi juga mengamankan seorang perempuan berinisial DS (37), warga Dusun Sungai Sadong, Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kapolsek Sekayam AKP Sutikno mengatakan, pengungkapan kasus itu […]

  • Pimpin Rapat PAD, Bupati Aron Minta OPD Sekadau “Gas Pol” Gali Potensi Pendapatan Daerah

    Pimpin Rapat PAD, Bupati Aron Minta OPD Sekadau “Gas Pol” Gali Potensi Pendapatan Daerah

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Bupati Sekadau, Aron, menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menggali potensi pendapatan daerah secara maksimal, inovatif, dan berkelanjutan demi memperkuat kemandirian fiskal. Arahan strategis tersebut disampaikan Bupati saat memimpin rapat Tim Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan I Tahun 2026 di Ruang Rapat Wakil Bupati Sekadau pada Rabu, 8 April […]

  • Polsek Tayan Hilir Latih Satpam PT ICA Tingkatkan Kemampuan Pengamanan

    Polsek Tayan Hilir Latih Satpam PT ICA Tingkatkan Kemampuan Pengamanan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Jajaran Polsek Tayan Hilir menggelar pelatihan peningkatan kemampuan bagi personel satuan pengamanan (Satpam) PT ICA di Dusun Piasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor PT ICA pada Rabu (6/5/2026) itu diikuti sebanyak 35 anggota Satpam. Pelatihan dipimpin Kanit Binmas Polsek Tayan Hilir Bripka Rudi […]

  • Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Kenali Syarat dan Kriteria Hewan Kurban Terbaik Sesuai Syariat

    Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Kenali Syarat dan Kriteria Hewan Kurban Terbaik Sesuai Syariat

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi segera tiba. Bagi umat Muslim yang memiliki kelapangan rezeki, memilih hewan kurban bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan bagian dari ketakwaan kepada Allah Subhanawata’ala. Sebagaimana firman Allah Subhanawata’ala dalam surat Al-Hajj ayat 37, ditegaskan bahwa yang sampai kepada-Nya bukanlah daging atau darah sembelihan, melainkan ketakwaan dari […]

  • Wabup Ronny Ingatkan Desa Wajib Alokasikan Rp10-15 Juta dari ADD untuk Budidaya Jagung

    Wabup Ronny Ingatkan Desa Wajib Alokasikan Rp10-15 Juta dari ADD untuk Budidaya Jagung

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Pemerintah Kabupaten Sintang menetapkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah melalui optimalisasi anggaran desa. Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menegaskan bahwa setiap desa kini diwajibkan mengalokasikan dana dari Alokasi Dana Desa (ADD) khusus untuk sektor pangan. Hal tersebut ditegaskan Wabup Ronny saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) program ketahanan pangan jagung di Pendopo […]

expand_less