Breaking News
Trending Tags
Beranda » Artikel » Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Kenali Syarat dan Kriteria Hewan Kurban Terbaik Sesuai Syariat

Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Kenali Syarat dan Kriteria Hewan Kurban Terbaik Sesuai Syariat

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.Com — Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi segera tiba. Bagi umat Muslim yang memiliki kelapangan rezeki, memilih hewan kurban bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan bagian dari ketakwaan kepada Allah Subhanawata’ala.

Sebagaimana firman Allah Subhanawata’ala dalam surat Al-Hajj ayat 37, ditegaskan bahwa yang sampai kepada-Nya bukanlah daging atau darah sembelihan, melainkan ketakwaan dari orang yang berkurban. Oleh karena itu, memilih hewan terbaik menjadi bentuk kesungguhan dalam beribadah.

Ustaz Dr. K.H Muhammad Abduh Tuasikal, ST., M.Sc, menjelaskan bahwa dalam memilih hewan kurban, kriteria utama yang wajib dipenuhi adalah masalah umur. Hewan kurban harus mencapai kriteria “Musinnah” agar sah secara syariat.

“Janganlah menyembelih kecuali hewan yang telah memenuhi kriteria musinnah. Kecuali jika kalian itu sulit, maka tidak apa-apa menyembelih jadza’ah, yaitu domba yang berumur 6 bulan,” jelas Ustaz Abduh Tuasikal mengutip hadis Nabi Salallahu’alaihiwassalam.

Adapun ketentuan umur minimal untuk masing-masing hewan adalah sebagai berikut: unta minimal berusia 5 tahun, sapi minimal berusia 2 tahun, dan kambing minimal berusia 1 tahun. Khusus untuk domba, jika sulit mendapatkan yang berumur satu tahun, maka diperbolehkan yang telah berusia 6 bulan.

Selain faktor umur, kualitas fisik juga sangat menentukan besarnya pahala. Mengutip pendapat Ibnu Taimiyah, Ustaz Abduh menyebutkan bahwa pahala kurban dinilai berdasarkan harga dan kualitas hewan tersebut. Semakin berharga dan gemuk hewan tersebut, maka semakin besar manfaatnya bagi orang banyak.

Kriteria hewan terbaik yang dicontohkan Nabi Salallahu’alaihiwassalam adalah yang memiliki warna dominan putih, kondisi tubuh gemuk, serta memiliki ciri fisik spesifik seperti warna hitam di sekeliling mata dan bagian perut bawah.

Namun, masyarakat harus sangat berhati-hati terhadap empat jenis cacat fisik yang dapat membuat kurban tidak sah. Keempat cacat tersebut meliputi buta sebelah yang jelas, sakit yang terlihat nyata hingga menurunkan kualitas daging, pincang yang jelas, serta hewan yang sangat kurus hingga tidak memiliki sumsum tulang.

“Hewan tersebut tidak boleh buta sebelah, apalagi kalau buta dua-duanya. Tidak boleh sakit yang terlihat jelas sakitnya, di mana sakit ini yang nanti membuat kualitas dan kuantitas dagingnya itu jadi turun,” terang Ustaz Abduh Tuasikal.

Selain cacat yang membatalkan sahnya kurban, terdapat pula cacat yang dihukumi makruh namun tetap sah untuk dikurbankan. Contohnya adalah hewan yang tanduknya patah, telinganya terputus, atau hewan yang memiliki satu biji kemaluan (sangler).

Meski tetap sah karena tidak mempengaruhi kuantitas daging secara signifikan, Ustaz Abduh menyarankan agar hewan dengan kriteria makruh tersebut sebaiknya dihindari demi mengejar keutamaan ibadah yang sempurna.

Informasi mendalam mengenai syarat hewan kurban ini dirangkum dari penjelasan Ustaz Abduh Tuasikal dalam video berjudul “Kriteria Hewan Kurban” yang diunggah oleh kanal YouTube Yufid.TV – Pengajian & Ceramah Islam pada tanggal 18 September 2014.

Pemilihan hewan yang sehat dan memenuhi syarat umur ini diharapkan dapat membawa pahala yang besar serta semakin mendekatkan diri setiap Muslim kepada Allah Subhanawata’ala pada momentum hari raya kurban mendatang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengakuan Remaja 19 Tahun di Sanggau: Lahirkan Bayi Spontan di Kamar Mandi Lalu Dibuang ke Sungai

    Pengakuan Remaja 19 Tahun di Sanggau: Lahirkan Bayi Spontan di Kamar Mandi Lalu Dibuang ke Sungai

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Tim gabungan dari Polres Sanggau dan Polsek Kapuas berhasil mengungkap identitas pelaku yang diduga membuang jasad bayi laki-laki di Sungai Riam, Jalan Semboja Indah 2, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas. Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Senin malam, 19 Januari 2026, sekitar pukul 23.55 WIB, setelah serangkaian penyelidikan intensif pasca penemuan jasad bayi yang menggegerkan […]

  • Prabowo Tambah Dana Riset, Kampus Diminta Dukung Pangan-Energi

    Prabowo Tambah Dana Riset, Kampus Diminta Dukung Pangan-Energi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Presiden Prabowo Subianto menambah anggaran riset perguruan tinggi nasional menjadi Rp12 triliun. Anggaran tersebut naik Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, penambahan dana ini menunjukkan kepercayaan Presiden terhadap peran peneliti dan perguruan tinggi. “Ini bentuk kepercayaan Presiden kepada kampus dan peneliti agar berkontribusi besar […]

  • Bukan Hanya IQ, Kenali 9 Jenis Kecerdasan Howard Gardner untuk Temukan Potensi Diri

    Bukan Hanya IQ, Kenali 9 Jenis Kecerdasan Howard Gardner untuk Temukan Potensi Diri

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Mengenal Konsep Multiple Intelligences: Mengapa Pintar Tidak Selalu Soal Matematika? Banyak orang seringkali merasa rendah diri atau melabeli diri “tidak pintar” hanya karena kesulitan dalam penguasaan matematika atau hafalan di sekolah. Padahal, standar kecerdasan manusia jauh lebih luas dari sekadar angka di atas kertas. Melalui kanal YouTube Mindful Naya, masyarakat diajak untuk memahami konsep 9 […]

  • Kapolres Sanggau Minta Waktu 3 Hari Koordinasi ke Polda Kalbar Terkait Tuntutan Warga Entikong-Sekayam

    Kapolres Sanggau Minta Waktu 3 Hari Koordinasi ke Polda Kalbar Terkait Tuntutan Warga Entikong-Sekayam

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Kapolres Sanggau, AKBP Sudarsono, meminta waktu selama tiga hari untuk melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pimpinan di tingkat Polda Kalimantan Barat terkait tuntutan massa aksi damai yang memadati halaman Mapolres Sanggau pada Senin, 4 Mei 2026. Permintaan waktu tersebut disampaikan usai dilakukannya dialog antara pihak kepolisian, unsur Forkopimda, dan perwakilan masyarakat dari Kecamatan […]

  • Dari London, Prabowo Putuskan Cabut Izin 28 Perusahaan Bermasalah

    Dari London, Prabowo Putuskan Cabut Izin 28 Perusahaan Bermasalah

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar aturan di kawasan hutan nasional. Pencabutan izin ini merupakan hasil audit dan pemeriksaan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/1/2026) malam. “Presiden memutuskan mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti […]

  • Awali 2026, Polda Kalbar Tekankan Integritas dan Disiplin Lewat Hari Kesadaran Nasional

    Awali 2026, Polda Kalbar Tekankan Integritas dan Disiplin Lewat Hari Kesadaran Nasional

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengawali pelaksanaan tugas di tahun 2026 dengan menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional. Upacara berlangsung di Lapangan Jananuraga Polda Kalbar, Senin (19/1/2026). Upacara dipimpin Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Kalbar Kombes Pol Sigit Jatmiko dan diikuti oleh jajaran pejabat utama, perwira, bintara, serta ASN Polda Kalbar. Kabid Humas Polda Kalbar […]

expand_less