Breaking News
Trending Tags
Beranda » Kapuas Raya » BNPP Gelar Survei Pengelolaan Perbatasan di Entikong, Soroti Pos Rusak hingga Otogate Imigrasi

BNPP Gelar Survei Pengelolaan Perbatasan di Entikong, Soroti Pos Rusak hingga Otogate Imigrasi

  • account_circle Sinar Sintang
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.com — Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menggelar Survei Pengukuran Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan Pusat Pertumbuhan Kawasan Perbatasan (IPKP PPKP) Tahun 2026 di Wisma Nusantara PLBN Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi nasional untuk mengukur efektivitas pengelolaan kawasan perbatasan sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan pembangunan di wilayah strategis perbatasan Indonesia-Malaysia.

Survei dipimpin langsung oleh Asisten Deputi Potensi Kawasan Perbatasan Darat BNPP, Brigjen TNI Topri Daeng Balaw. Sejumlah unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga instansi pelayanan lintas batas turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Peserta yang hadir di antaranya Sekretaris Camat Entikong Asing, Kasubsektor Entikong IPDA M.P. Harahap mewakili Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, perwakilan Satgas Pamtas, Kepala Desa Entikong Joko, Kepala Bea Cukai Entikong Rudi Endro Pratiko, perwakilan Imigrasi Kelas II TPI Entikong, hingga unsur Lintas Komunitas Kawasan (LKK) Entikong.

Kegiatan berlangsung dalam bentuk rapat koordinasi lintas sektor yang membahas berbagai tantangan pengelolaan kawasan perbatasan, mulai dari infrastruktur pengamanan hingga pelayanan publik.

Dalam forum tersebut, Satgas Pamtas Entikong menyoroti kondisi tiga pos jaga perbatasan yang mengalami kerusakan bangunan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Pos Perbatasan Segumon yang dinilai membutuhkan perbaikan segera untuk menunjang pengamanan wilayah negara.

Selain itu, Badan Karantina juga menyampaikan sejumlah kendala pelayanan pemeriksaan di kawasan perbatasan. Penggunaan alat X-Ray disebut belum optimal, sementara kapasitas gedung pelayanan dianggap belum memadai, terutama saat menangani pemulangan deportasi dalam jumlah besar.

Kepala Desa Entikong Joko turut mengusulkan penertiban bangunan warga yang berada terlalu dekat dengan badan jalan. Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan dan akses kendaraan di kawasan perbatasan.

Pemerintah desa juga mengusulkan pembangunan dan pengembangan kantor desa karena fasilitas yang ada saat ini dinilai tidak lagi memadai untuk menunjang pelayanan administrasi masyarakat.

Sementara itu, pihak Imigrasi Kelas II TPI Entikong memaparkan rencana penataan layanan Pas Lintas Batas (PLB) agar arus keluar masuk masyarakat menuju Tebedu, Malaysia, dapat berjalan lebih tertib dan efisien.

Imigrasi juga berencana membangun sistem otogate atau gerbang otomatis guna mempercepat pemeriksaan sekaligus memperkuat pengawasan di pintu perlintasan Indonesia-Malaysia.

Kasubsektor Entikong IPDA M.P. Harahap mengatakan pelayanan dan fasilitas di lingkungan Polsek Entikong hingga kini masih berjalan normal tanpa kendala berarti. “Seluruh pelayanan kepada masyarakat serta pelaksanaan tugas pengamanan kawasan perbatasan berjalan dengan baik, aman, dan lancar,” ujar Harahap.

Ia menegaskan Polri siap mendukung seluruh program pemerintah dalam memperkuat pengelolaan kawasan perbatasan yang memiliki peran penting dalam aspek keamanan, ekonomi, dan pelayanan masyarakat.

Menurut dia, sinergi antarlembaga menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas kawasan sekaligus mendorong pembangunan wilayah perbatasan yang lebih maju dan berdaya saing.

Melalui survei tersebut, pemerintah berharap berbagai kebutuhan dan persoalan di kawasan perbatasan dapat dipetakan secara menyeluruh sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. (*/)

  • Penulis: Sinar Sintang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor PT KSP Agro di Sekadau Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

    Kantor PT KSP Agro di Sekadau Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Kobaran api melalap kantor PT Kalimantan Sanggar Pusaka (KSP Agro) di Desa Maboh Permai, Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau, pada Rabu (8/7/2026) petang. Bangunan kantor mengalami kerusakan akibat kebakaran, sementara aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut. Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Meski api menghanguskan bangunan kantor perusahaan, tidak ada korban jiwa […]

  • Jelajah Tiga Negara, YNCI Regional Kalbar Gelar Touring Borneo 3.400 Kilometer Melintasi Malaysia dan Brunei

    Jelajah Tiga Negara, YNCI Regional Kalbar Gelar Touring Borneo 3.400 Kilometer Melintasi Malaysia dan Brunei

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Komunitas Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI) Regional Kalimantan Barat bersiap menggelar petualangan epik bertajuk “Touring Borneo 3 Countries”. Agenda jelajah melintasi tiga negara ini dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari, mulai 16 hingga 24 Mei 2026. Perjalanan ini akan menempuh jarak sekitar 3.400 kilometer dengan melintasi wilayah Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Selain sebagai […]

  • Pengakuan Remaja 19 Tahun di Sanggau: Lahirkan Bayi Spontan di Kamar Mandi Lalu Dibuang ke Sungai

    Pengakuan Remaja 19 Tahun di Sanggau: Lahirkan Bayi Spontan di Kamar Mandi Lalu Dibuang ke Sungai

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Tim gabungan dari Polres Sanggau dan Polsek Kapuas berhasil mengungkap identitas pelaku yang diduga membuang jasad bayi laki-laki di Sungai Riam, Jalan Semboja Indah 2, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas. Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Senin malam, 19 Januari 2026, sekitar pukul 23.55 WIB, setelah serangkaian penyelidikan intensif pasca penemuan jasad bayi yang menggegerkan […]

  • Kecelakaan Libatkan Dua Truk di Tayan Hulu Sanggau, Anak 5 Tahun Meninggal Dunia

    Kecelakaan Libatkan Dua Truk di Tayan Hulu Sanggau, Anak 5 Tahun Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit truk dan satu mobil pribadi terjadi di Dusun Simpang Tanjung, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (13/5/2026) malam. Dalam peristiwa itu, seorang anak berusia lima tahun meninggal dunia di lokasi kejadian. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.20 WIB di depan Jawara Vulkanisir, Dusun […]

  • Dirut Bank Kalbar Kunjungi Sejumlah Cabang, Tekankan Soliditas SDM dan Digitalisasi Hadapi 2026

    Dirut Bank Kalbar Kunjungi Sejumlah Cabang, Tekankan Soliditas SDM dan Digitalisasi Hadapi 2026

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Direktur Utama Bank Kalbar Rokidi melakukan kunjungan pembinaan ke sejumlah kantor cabang di Kalimantan Barat, di antaranya Cabang Sanggau, Balaikarangan, dan Ngabang. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi tantangan ekonomi dan persaingan industri perbankan pada 2026. Dalam arahannya kepada pegawai, Direktur Utama Bank Kalbar menekankan pentingnya menjaga […]

  • KPK Soroti Politik Biaya Tinggi di Balik Wacana Pilkada DPRD

    KPK Soroti Politik Biaya Tinggi di Balik Wacana Pilkada DPRD

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan potensi meningkatnya praktik transaksi politik dan korupsi tertutup jika pemilihan kepala daerah dilakukan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Menurut KPK, mekanisme tersebut berisiko mempersempit akuntabilitas kekuasaan dan menjauhkan kepala daerah dari kontrol publik. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan pandangan tersebut dalam Focus Group Discussion bertajuk Pilkada Melalui […]

expand_less