Diduga Lompat dari Jembatan Kapuas Tayan Akibat Cekcok Pasangan, Pria di Sanggau Selamat
- account_circle Sinar Sintang
- calendar_month 11 jam yang lalu
- print Cetak

Seorang pria di Tayan Hilir, Sanggau, diduga melompat dari Jembatan Kapuas Tayan setelah bertengkar dengan pasangannya. Korban berhasil ditemukan selamat oleh polisi dan warga. Foto: dok Humas Polri
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.com – Seorang pria berinisial CLJ (47), warga Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, berhasil diselamatkan setelah diduga melompat dari Jembatan Kapuas Tayan ke Sungai Kapuas, Rabu (3/6/2026) malam. Korban ditemukan selamat dalam kondisi lemas setelah sempat terbawa arus sungai hingga kawasan Desa Pulau Tayan Utara.
Kapolsek Tayan Hilir IPTU Kusdarwanto mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 21.25 WIB mengenai seorang pria yang terjun dari atas jembatan. “Anggota piket langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan meminta keterangan dari para saksi,” kata Kusdarwanto, Kamis (4/6/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sebelum kejadian korban diduga sempat bertengkar dengan seorang perempuan berinisial DR (29) yang merupakan pasangannya. Keduanya sebelumnya berada di sebuah hotel di wilayah Tayan Hilir sebelum pergi mencari makan bersama.
Namun, di tengah perjalanan mereka kembali terlibat cekcok hingga berhenti di atas Jembatan Kapuas Tayan sekitar pukul 21.00 WIB.
Menurut keterangan saksi, korban sempat menyampaikan niat untuk melompat ke sungai. Upaya itu sempat digagalkan oleh empat warga yang melintas dan membantu menenangkan situasi. “Setelah warga meninggalkan lokasi karena situasi dianggap aman, korban diduga kembali terlibat pertengkaran lalu melompat ke Sungai Kapuas,” ujar Kusdarwanto.
Melihat kejadian itu, DR segera meminta bantuan pengguna jalan yang melintas di sekitar jembatan. Seorang warga bernama Pion kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tayan Hilir. Saat proses pencarian berlangsung, korban diketahui menghubungi DR menggunakan telepon milik warga sekitar pukul 22.00 WIB.
Dari informasi itu, polisi mengetahui korban berada di sebuah rumah warga di sekitar kawasan dekat SMP Negeri 2 Dusun Pulau Tayan, Desa Pulau Tayan Utara. Petugas kemudian menuju lokasi dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Tayan untuk mendapatkan perawatan medis.
Kusdarwanto mengapresiasi warga yang cepat memberikan laporan sehingga proses pencarian dapat dilakukan dengan segera.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis keluarga maupun orang di sekitar untuk mencegah tindakan yang membahayakan keselamatan diri. “Saat ini korban sudah mendapatkan penanganan medis dan masih dalam pengawasan,” katanya. (*/)
- Penulis: Sinar Sintang

Saat ini belum ada komentar