Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Pengakuan Remaja 19 Tahun di Sanggau: Lahirkan Bayi Spontan di Kamar Mandi Lalu Dibuang ke Sungai

Pengakuan Remaja 19 Tahun di Sanggau: Lahirkan Bayi Spontan di Kamar Mandi Lalu Dibuang ke Sungai

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.Com — Tim gabungan dari Polres Sanggau dan Polsek Kapuas berhasil mengungkap identitas pelaku yang diduga membuang jasad bayi laki-laki di Sungai Riam, Jalan Semboja Indah 2, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas.

Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Senin malam, 19 Januari 2026, sekitar pukul 23.55 WIB, setelah serangkaian penyelidikan intensif pasca penemuan jasad bayi yang menggegerkan warga.

Kapolsek Kapuas, Iptu Marianus, memimpin langsung proses penelusuran di area pemukiman dan rumah kos yang berada tidak jauh dari aliran sungai.

Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan petunjuk penting berupa ari-ari bayi di belakang sebuah rumah kos dengan lima pintu kamar.

Penyelidikan kemudian mengarah pada salah satu kamar nomor tiga setelah petugas menemukan adanya bercak darah di bagian pintu dapur.

Penghuni kamar tersebut merupakan seorang perempuan berinisial LF (19) yang mayoritas penghuni kos di sana berstatus sebagai pelajar tingkat SMA.

Dalam proses interogasi oleh petugas, LF akhirnya mengakui bahwa dirinya telah membuang bayi laki-laki yang baru saja dilahirkannya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, peristiwa tersebut terjadi di dalam kamar mandi kos pada Minggu siang, 18 Januari 2026.

Pelaku membuang bayi tersebut hingga akhirnya ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Riam.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui perbuatannya. Pengakuan ini diperkuat dengan temuan di TKP serta keterangan sejumlah saksi,” ujar Iptu Marianus pada Selasa, 20 Januari 2026.

Kepada penyidik, pelaku mengaku tidak menyadari bahwa dirinya sedang dalam kondisi hamil.

LF menyatakan bahwa bayi tersebut lahir secara spontan saat ia sedang buang air besar, dan tali pusar terputus tanpa bantuan alat apa pun.

Pihak kepolisian juga mengantongi informasi mengenai seorang pria berinisial M yang pernah menjalin hubungan dengan pelaku untuk didalami lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Sanggau, AKP Keken Sukendar, memastikan bahwa seluruh proses hukum dilakukan secara transparan dan profesional.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Sanggau untuk menjalani pemeriksaan medis dan proses hukum lanjutan.

Kasus ini bermula saat dua warga bernama Ambang (42) dan Duwi (25) sedang mencari ikan di Sungai Riam pada Senin malam, 19 Januari 2026.

Sekitar pukul 21.30 WIB, alat sauk milik warga terasa berat dan saat diangkat ternyata berisi jasad bayi laki-laki tanpa pakaian.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan diteruskan ke pihak Polsek Kapuas untuk proses evakuasi oleh tim INAFIS.

Pihak kepolisian kini mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Humas Polres

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Anjlok dari Tahun Lalu, Jemaah Haji Sintang Tahun Ini Menyusut Jadi 37 Orang

    Anjlok dari Tahun Lalu, Jemaah Haji Sintang Tahun Ini Menyusut Jadi 37 Orang

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Sintang yang akan diberangkatkan pada tahun 2026 ini mengalami penurunan yang sangat signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dilaporkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sintang, Hasib Arista, dan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sintang, Koliq, saat bertemu Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, […]

  • Bupati Bala Ingatkan 129 Penerima Hibah: Ini Duit Rakyat, Bukan Duit Bupati!

    Bupati Bala Ingatkan 129 Penerima Hibah: Ini Duit Rakyat, Bukan Duit Bupati!

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, memberikan peringatan keras kepada ratusan penerima bantuan dana hibah agar mengelola anggaran dengan penuh tanggung jawab dan sesuai aturan hukum yang berlaku. Pesan tegas tersebut disampaikan Bupati saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Cara Pembuatan Proposal dan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Bantuan Dana Hibah APBD Kabupaten Sintang Tahun Anggaran […]

  • Ikan Bawal Kalbar Jadi Primadona di Malaysia, Ekspor Lewat PLBN Entikong Tembus Ratusan Juta Rupiah

    Ikan Bawal Kalbar Jadi Primadona di Malaysia, Ekspor Lewat PLBN Entikong Tembus Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Arus ekspor produk perikanan dari Kalimantan Barat terus menunjukkan daya saing yang kuat di pasar internasional pada awal tahun ini. Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong kembali melepas sebanyak 2,25 ton ikan bawal menuju Malaysia. Pengiriman yang dilakukan pada 13 Januari 2026 tersebut tercatat memiliki nilai ekonomi mencapai Rp74.250.000. Langkah […]

  • Geram Penanganan Kasus Oli Palsu Lamban, Barisan Pemuda Melayu Kalbar Kembali Suarakan Desakan Hukum

    Geram Penanganan Kasus Oli Palsu Lamban, Barisan Pemuda Melayu Kalbar Kembali Suarakan Desakan Hukum

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat (Kalbar) kembali melayangkan desakan keras terkait penegakan hukum terhadap pelaku peredaran oli palsu di wilayah Kalimantan Barat. BPM secara terbuka mengkritik lambannya penanganan kasus tersebut oleh Polda Kalbar yang dinilai belum memberikan titik terang bagi masyarakat. Ketua BPM Kalbar, Gusti Edy, menyoroti penanganan kasus pasca aksi unjuk […]

  • Anggaran Karhutla Rp40 Miliar Jadi Sorotan, Netizen Pertanyakan Harga Beras, Mi Instan, hingga Masker Anak

    Anggaran Karhutla Rp40 Miliar Jadi Sorotan, Netizen Pertanyakan Harga Beras, Mi Instan, hingga Masker Anak

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Penggunaan anggaran bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) senilai Rp40 miliar yang berasal dari bantuan Presiden untuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menjadi sorotan hangat publik. Sejumlah item pengadaan yang tercantum dalam rincian anggaran menuai pertanyaan serius dari para warganet di media sosial. Sorotan tersebut menyasar berbagai barang, mulai dari harga bahan kebutuhan […]

  • Gurih dan Rempah Resep Sop Tulang Sapi Empuk dengan Teknik Presto

    Gurih dan Rempah Resep Sop Tulang Sapi Empuk dengan Teknik Presto

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    Tips Praktis Mengolah Sop Tulang Sapi yang Empuk dan Kaya Rempah Menggunakan Teknik Presto untuk Menu Keluarga. Sop tulang sapi merupakan hidangan yang sangat digemari masyarakat karena perpaduan kuah kaldu yang gurih dengan aroma rempah yang kuat. Namun, tantangan utama dalam memasak menu ini adalah memastikan daging yang menempel pada tulang menjadi empuk dan bumbu […]

expand_less