Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Usul Pembentukan 4 Kecamatan Baru di Sintang Terbentur Syarat Minimal 300 KK per Desa

Usul Pembentukan 4 Kecamatan Baru di Sintang Terbentur Syarat Minimal 300 KK per Desa

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Kartiyus, memimpin jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang dalam rangka audiensi dan rapat kerja bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar).

Pertemuan dan audiensi tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kantor Gubernur Kalbar pada Senin (19/10/2026).

Audiensi ini digelar guna membahas kelanjutan perjuangan pembentukan empat kecamatan baru di Kabupaten Sintang yang pengajuannya sudah berjalan selama 10 tahun namun belum kunjung terbentuk.

Kedatangan jajaran Pemkab Sintang diterima langsung oleh Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Pemprov Kalbar, Sefpri Kurniadi.

Dalam penerimaan tersebut, Sefpri didampingi oleh Kepala Biro Pemerintahan Aulia Candra serta jajaran staf senior dari Biro Hukum Setda Pemprov Kalbar.

Sementara itu, Sekda Kartiyus hadir didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Yustinus J, Pelaksana Tugas Kabag Tata Pemerintahan Boby Oktavianus, Kabag Prokopim Syukur Saleh, serta Kabid Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Hasbi Sumardi.

Dalam audiensi tersebut, Sefpri Kurniadi menegaskan bahwa pihak Pemprov Kalbar pada prinsipnya terus berkomitmen membantu Pemkab Sintang memperjuangkan pemekaran empat wilayah tersebut.

Adapun empat calon wilayah administratif baru yang diusulkan yaitu Kecamatan Sintang Barat, Kecamatan Inggar, Kecamatan Tontang, dan Kecamatan Bukit Mangat.

“Setiap administrasi kewajiban kami dalam mendukung pembentukan empat kecamatan baru di Kabupaten Sintang tersebut, sudah selalu siap dan pasti kami bantu,” terang Sefpri Kurniadi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Kalbar, Aulia Candra, merincikan kesiapan administrasi dari masing-masing calon kecamatan di lapangan.

Ia menyebutkan bahwa usulan untuk Kecamatan Sintang Barat sudah dinyatakan aman berdasarkan syarat dan regulasi terbaru dari pemerintah pusat.

Sementara untuk calon Kecamatan Bukit Mangat tercatat hanya kekurangan sekitar 8 Kartu Keluarga (KK) agar dapat memenuhi ambang batas minimal.

Adapun calon Kecamatan Inggar juga dinilai relatif aman lantaran seluruh desa cakupannya sudah memenuhi syarat minimal 300 KK.

Namun, kendala cukup berat masih dihadapi pada pengusulan calon Kecamatan Tontang yang dinilai butuh kerja keras untuk memenuhi prasyarat.

Sekda Sintang, Kartiyus, menerangkan bahwa kendala utama perjuangan selama 10 tahun ini bersumber dari penyesuaian regulasi baru di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ketika kita minta nomor kode wilayah untuk 5 kecamatan baru, Kemendagri malah meninjau ulang persyaratan yang sudah masuk dan menyesuaikan dengan syarat terbaru. Akhirnya kita melakukan penyesuaian dengan melakukan pemecahan Kepala Keluarga sehingga bisa mencapai minimal 300 KK dalam satu desa,” terang Kartiyus.

Kartiyus menegaskan komitmen Pemkab Sintang untuk mendorong agar minimal 10 desa yang bergabung di calon kecamatan baru dapat mengantongi minimal 300 KK sesuai standar Kemendagri.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra sekaligus Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Sintang, Yustinus J, memaparkan bahwa proses pemecahan KK saat ini sedang berjalan intensif.

“Dari data yang kami miliki, dalam pemekaran empat kecamatan ini yang akan mengalami kendala adalah Kecamatan Tontang, itu karena betapa sulitnya memenuhi minimal 300 KK per desa. Tetapi semua tetap akan kita proses pemekaran KK yang ada dengan semaksimal mungkin,” terang Yustinus J.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadirkan Dalang Perempuan Nyi Wulan Sri Panjang Mas, Warga Jawa se-Kalbar Antusias Tonton Lakon “Semar Mbangun Khayangan”

    Hadirkan Dalang Perempuan Nyi Wulan Sri Panjang Mas, Warga Jawa se-Kalbar Antusias Tonton Lakon “Semar Mbangun Khayangan”

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang diinisiasi oleh Paguyuban Giri Mulyo Wonogiri Kalimantan Barat sukses memikat ratusan pasang mata. Kegiatan kebudayaan yang terpusat di Taman Dirgantara Supadio, Kabupaten Kubu Raya tersebut digelar meriah pada Sabtu malam, 23 Mei 2026 kemarin. Acara yang sekaligus menjadi momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Paguyuban Giri […]

  • Banyak Kasus Tak Dilaporkan, Kapolri Resmikan Direktorat PPA-PPO di Polda Kalbar

    Banyak Kasus Tak Dilaporkan, Kapolri Resmikan Direktorat PPA-PPO di Polda Kalbar

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi menjadi salah satu wilayah yang memiliki Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO). Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026). Kapolri mengatakan, pembentukan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres bertujuan memperkuat pelayanan serta […]

  • Penutupan Gawai Dayak Meliau Meriah, Wabup Susana Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

    Penutupan Gawai Dayak Meliau Meriah, Wabup Susana Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Suasana penuh semangat kebersamaan dan pelestarian budaya mewarnai penutupan Gawai Adat Dayak Kecamatan Meliau atau Gawai Nyopat Soa I DAD Kecamatan Meliau di Rumah Adat Betang Pangsuma, Dusun Meliau Hilir, Desa Meliau Hilir, Kabupaten Sanggau, Rabu (20/5/2026) malam. Kegiatan bertema “Dengan Nyopat Sowan, Kita Lestarikan Budaya Kita” itu dihadiri sekitar 1.500 warga dari […]

  • Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Kenali Syarat dan Kriteria Hewan Kurban Terbaik Sesuai Syariat

    Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Kenali Syarat dan Kriteria Hewan Kurban Terbaik Sesuai Syariat

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi segera tiba. Bagi umat Muslim yang memiliki kelapangan rezeki, memilih hewan kurban bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan bagian dari ketakwaan kepada Allah Subhanawata’ala. Sebagaimana firman Allah Subhanawata’ala dalam surat Al-Hajj ayat 37, ditegaskan bahwa yang sampai kepada-Nya bukanlah daging atau darah sembelihan, melainkan ketakwaan dari […]

  • 35 Juta Keluarga Terima Bansos, Ini Paket Stimulus Lebaran 2026

    35 Juta Keluarga Terima Bansos, Ini Paket Stimulus Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Pemerintah menyiapkan berbagai stimulus ekonomi untuk mendorong konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Insentif ini diharapkan mampu menjaga daya beli warga menjelang puncak kebutuhan Lebaran. Anggaran sebesar Rp0,92 triliun disiapkan untuk diskon transportasi yang mencakup moda darat, laut, penyeberangan, dan udara. Diskon kereta api sebesar 30 persen berlaku pada 14–29 Maret 2026 […]

  • Kemenkum Kalbar Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual bagi Penenun Kain Pantang Sintang

    Kemenkum Kalbar Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual bagi Penenun Kain Pantang Sintang

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat memperkuat pelindungan kekayaan intelektual bagi komunitas penenun Kain Pantang Sintang melalui kegiatan sinergi bersama masyarakat adat dan pelaku UMKM di Rumah Betang Ensaid Panjang, Kabupaten Sintang. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 250 penenun Kain Pantang Sintang bersama sejumlah pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya lokal […]

expand_less