Momentum Sakral di Rumah Betang Dori’ Mpulor, Tokoh Adat dan Forkopimda Sanggau Gelar Ritual Nek Lanai
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
- print Cetak

Ritual adat Pedagi Macant Nyawi dan Nek Lanai digelar di Rumah Betang Dori’ Mpulor dalam rangka Hari Jadi Kota Sanggau ke-410 untuk menghormati leluhur. (Foto: Hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.Com — Momentum Hari Jadi Kota Sanggau ke-410 Tahun 2026 diperingati dengan penuh khidmat melalui pelaksanaan Ritual Adat Pedagi Macant Nyawi dan Nek Lanai. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Betang Dori’ Mpulor, Desa Sungai Mawang, Kecamatan Kapuas, pada Senin pagi, 13 April 2026.
Ritual sakral ini digelar sebagai wujud nyata penghormatan terhadap leluhur sekaligus upaya melestarikan adat istiadat masyarakat Dayak yang telah diwariskan secara turun-temurun di wilayah Kabupaten Sanggau.
Acara tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Sanggau Yakobus, Kasdim 1204/Sanggau Mayor Arm Duloh, Camat Kapuas Darmikus Heri, Kapolsek Kapuas Iptu Marianus, serta Sekjen DAD Kabupaten Sanggau Urbanus bersama para perangkat adat lainnya.
Staf Ahli Bupati Sanggau, Yakobus, menegaskan bahwa rangkaian ritual ini memiliki kedudukan yang sangat penting dalam struktur sejarah dan identitas daerah. Menurutnya, ini bukan sekadar agenda tahunan tanpa makna.
“Ritual Pedagi Macant Nyawi dan Nek Lanai bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan asal-usul Kota Sanggau,” tegas Yakobus dalam sambutannya pada Senin (13/4/2026).
Yakobus menilai bahwa kegiatan ini menjadi pengingat bagi generasi muda agar tidak melupakan akar sejarah daerah di tengah arus modernisasi. Ritual ini juga menjadi cerminan perjalanan panjang Sanggau dalam menjaga kerukunan dan persatuan.
Secara spiritual, prosesi Pedagi Macant Nyawi dan Nek Lanai dipercaya oleh masyarakat Dayak sebagai bentuk komunikasi serta penghormatan kepada roh para leluhur untuk memohon keselamatan dan perlindungan bagi daerah.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar