Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Brimob Kalbar Bangun Monumen Perjuangan di Kapuas Hulu, Kenang Enam Anggota Gugur Saat Konfrontasi 1965

Brimob Kalbar Bangun Monumen Perjuangan di Kapuas Hulu, Kenang Enam Anggota Gugur Saat Konfrontasi 1965

  • account_circle Sinar Sintang
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.com – Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat memulai pembangunan Monumen Perjuangan Brimob di Desa Merakai Panjang, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (1/6/2026). Monumen tersebut dibangun untuk mengenang jasa enam anggota Brimob yang gugur saat bertugas menjaga perbatasan Indonesia pada masa konfrontasi Indonesia-Malaysia tahun 1965.

Peletakan batu pertama pembangunan monumen dipimpin langsung oleh Kombes Pol Dede Rojudin, Komandan Satuan Brimob Polda Kalbar.

Menurut Dede, Desa Merakai Panjang dipilih karena memiliki nilai sejarah penting bagi Korps Brimob. Wilayah tersebut pernah menjadi lokasi pertempuran antara pasukan Brimob Indonesia dan pasukan Malaysia yang mendapat dukungan pasukan elite SAS Inggris serta Gurkha dalam konflik perbatasan pada era 1960-an.

“Monumen ini diharapkan menjadi pengingat atas perjuangan anggota Brimob yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi menjaga kedaulatan negara. Selain itu, monumen ini juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda,” ujar Dede.

Dalam peristiwa tersebut, enam anggota Brimob gugur saat menjalankan tugas negara. Mereka adalah Aipda Jinawa, Dulmuin, Raharusun, Sumarnak, Kasmari, dan Saksudin. Keenam anggota Brimob itu kini dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Manalo Marajuang.

Dede mengatakan pembangunan monumen di lokasi pertempuran diharapkan dapat memperkuat semangat nasionalisme masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur masyarakat, di antaranya Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar Kompol Mujiono, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Aprianto Uda, perwakilan Koramil 1206-18/Puring Kencana, Camat Puring Kencana, pemerintah desa, tokoh adat, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembangunan monumen tersebut. Menurut Bambang, monumen itu menjadi bentuk penghormatan terhadap para anggota Brimob yang gugur dalam menjalankan tugas menjaga keutuhan wilayah Indonesia.

“Keamanan dan stabilitas yang dirasakan masyarakat saat ini tidak terlepas dari pengorbanan para pejuang yang menjaga perbatasan negara. Karena itu, sejarah perjuangan mereka perlu terus dikenang,” kata Bambang.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat monumen tersebut agar dapat menjadi warisan sejarah bagi generasi mendatang. Selain sebagai simbol penghormatan kepada para pahlawan, monumen tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran sejarah dan menumbuhkan semangat bela negara bagi masyarakat perbatasan.

Seluruh rangkaian kegiatan peletakan batu pertama berlangsung aman dan lancar. Aparat keamanan memastikan situasi di wilayah Kecamatan Puring Kencana tetap kondusif selama pelaksanaan kegiatan.

Pembangunan Monumen Perjuangan Brimob ini menjadi bagian dari upaya melestarikan sejarah perjuangan anggota Polri dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan di wilayah perbatasan Kalimantan Barat. (*/)

  • Penulis: Sinar Sintang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Soroti Kerentanan Jurnalis Jelang May Day 2026, FSPM Independen Ajak Pekerja Media Perkuat Serikat

    Soroti Kerentanan Jurnalis Jelang May Day 2026, FSPM Independen Ajak Pekerja Media Perkuat Serikat

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Kondisi ketenagakerjaan di sektor media nasional saat ini menunjukkan kerentanan yang nyata. Para pekerja media masih dibayangi upah rendah, ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak, hingga risiko kekerasan dan kriminalisasi saat menjalankan tugas jurnalistiknya. Relasi kerja yang tidak seimbang membuat perusahaan kerap menguasai tenaga dan waktu pekerja tanpa memberikan jaminan kesejahteraan yang setara. […]

  • Sekda Sintang Warning Pendamping PKH: Jangan Masukkan Keluarga Kades Jika Tak Memenuhi Syarat

    Sekda Sintang Warning Pendamping PKH: Jangan Masukkan Keluarga Kades Jika Tak Memenuhi Syarat

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, mengeluarkan peringatan keras terkait akurasi data penerima bantuan sosial di Bumi Senentang. Ia menegaskan agar tidak ada lagi praktik “titip-menitip” keluarga pejabat desa dalam daftar penerima bantuan. Hal tersebut disampaikan Kartiyus saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten […]

  • Arif Parabi Pimpin UPB Pontianak hingga 2030, Targetkan 1.000 Mahasiswa Baru

    Arif Parabi Pimpin UPB Pontianak hingga 2030, Targetkan 1.000 Mahasiswa Baru

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak memasang target menerima lebih dari 1.000 mahasiswa baru pada 2027. Target itu menjadi salah satu agenda Ir. Arif Parabi, M.T., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., setelah resmi menjabat rektor periode 2026–2030, menggantikan Dr. Purwanto yang telah memimpin kampus tersebut sejak 2018. Arif dilantik di Gedung Convention Centre Universitas Panca […]

  • Daftar WBTb Sintang 2025: Dari Tuak Pekejang hingga Gawai Ngamik Semengat Padi Raih Pengakuan Nasional

    Daftar WBTb Sintang 2025: Dari Tuak Pekejang hingga Gawai Ngamik Semengat Padi Raih Pengakuan Nasional

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Kabupaten Sintang menorehkan prestasi gemilang dalam upaya pelestarian kebudayaan di tingkat nasional. Empat kekayaan budaya asli Bumi Senentang resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia Tahun 2025. Penghargaan prestisius tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di […]

  • Terganggu Riuhnya Bunyi Mesin PLTD dan SUTET, Warga Siantan Hilir Berharap Direlokasi Pemkot dan PLN

    Terganggu Riuhnya Bunyi Mesin PLTD dan SUTET, Warga Siantan Hilir Berharap Direlokasi Pemkot dan PLN

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Rumah milik Mohammad Salih (56 tahun), warga RT 001 RW 003, Kelurahan Siantan Hilir, Gang Teluk Sahang 2, Jalan Budi Utomo, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, berdiri tepat bersebelahan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Siantan milik PLN. Selain menempel langsung dengan area PLTD, hunian milik Salih tersebut juga berada sangat dekat dengan […]

  • 77 Kendaraan Dinas Polres Kayong Utara Mengalami Kerusakan

    77 Kendaraan Dinas Polres Kayong Utara Mengalami Kerusakan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Kepolisian Resor Kayong Utara melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kendaraan dinas dalam apel khusus yang digelar di halaman Mapolres Kayong Utara, Rabu pagi, 14 Januari 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apel pengecekan dipimpin Wakapolres Kayong Utara Kompol Denny Satria dan diikuti para pejabat utama, Kapolsek […]

expand_less