Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Polsek Meliau Temukan Belasan Mesin Dompeng saat Razia PETI di Sanggau

Polsek Meliau Temukan Belasan Mesin Dompeng saat Razia PETI di Sanggau

  • account_circle Sinar Sintang
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.com – Kepolisian Sektor Meliau, Kabupaten Sanggau, memperketat pengawasan terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin atau PETI di sejumlah wilayah rawan di Kecamatan Meliau, Sabtu, 6 Juni 2026.

Dalam patroli gabungan yang dipimpin langsung Kapolsek Meliau Inspektur Polisi Satu Supar, petugas menemukan belasan mesin dompeng di beberapa titik yang diduga kerap digunakan untuk aktivitas tambang emas ilegal.

Operasi preventif tersebut menyasar tiga desa, yakni Desa Pampang Dua, Desa Kuala Rosan, dan Desa Sungai Kembayau. Tim kepolisian mulai bergerak sejak pukul 07.00 WIB dengan menyisir jalur sungai maupun darat usai apel kesiapan personel.

Di Dusun Tapang Selendang, Desa Pampang Dua, petugas menemukan dua unit mesin jack atau dompeng di pinggiran sungai. Penyisiran kemudian dilanjutkan ke Dusun Kuala Rosan, tempat polisi kembali menemukan tiga unit mesin dompeng yang sebagian masih terpasang di atas lanting.

Sementara di Desa Sungai Kembayau, petugas menemukan lima unit mesin dompeng lainnya yang tersebar di Dusun Sungai Kembayau dan Dusun Kerawang. Meski seluruh mesin ditemukan dalam kondisi tidak beroperasi dan ditinggalkan pekerja, polisi tetap memasang banner larangan serta garis peringatan di lokasi-lokasi tersebut.

Kapolsek Meliau Iptu Supar mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan ilegal. “Pendekatan persuasif dan edukasi hukum menjadi langkah awal yang kami utamakan. Aktivitas PETI tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat,” kata Supar.

Ia mengatakan pihak kepolisian juga menggandeng aparatur desa dan tokoh masyarakat untuk memperketat pengawasan terhadap pendatang yang membawa peralatan tambang ilegal ke wilayah Meliau.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sebagian besar pekerja tambang ilegal diduga berasal dari luar Kecamatan Meliau. Selain melakukan patroli, Kapolsek Meliau juga menggelar pertemuan langsung dengan Kepala Desa Sungai Kembayau, Sandiala, guna memperkuat koordinasi pemberantasan PETI di wilayah tersebut.

Kabid Humas Polda Kalbar Komisaris Besar Polisi Bambang Suharyono menegaskan kepolisian tidak akan memberi toleransi terhadap aktivitas perusakan lingkungan akibat pertambangan ilegal. “PETI tidak boleh dibiarkan karena berdampak pada pencemaran merkuri, longsor, hingga konflik sosial,” ujar Bambang.

Menurut dia, pemasangan banner larangan merupakan bentuk peringatan keras dari kepolisian kepada para pelaku. Ia menegaskan aparat tidak akan ragu melakukan tindakan hukum apabila aktivitas tambang ilegal masih terus berlangsung.

Bambang juga mengajak masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan PETI, termasuk perakitan lanting maupun distribusi mesin dompeng di wilayah pedesaan. “Jika masyarakat menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan melalui Bhabinkamtibmas atau layanan Call Center 110 yang siaga 24 jam,” katanya.

Polsek Meliau memastikan patroli rutin dengan sistem hunting akan terus dilakukan untuk memastikan mesin dompeng yang telah dipasangi garis peringatan tidak kembali digunakan. Kepolisian berharap sinergi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat dapat memutus mata rantai pertambangan ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan di Kalimantan Barat. (*/)

  • Penulis: Sinar Sintang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Menbud Fadli Zon: Keraton dan Kesultanan Akan Direvitalisasi

    Menbud Fadli Zon: Keraton dan Kesultanan Akan Direvitalisasi

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Pemerintah akan merevitalisasi keraton dan kesultanan yang ada di Indonesia. Program tersebut akan dijalankan berdasarkan permintaan dari masing-masing pihak keraton. Hal ini disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (17/1/2026). Dalam kunjungannya, Fadli meninjau sejumlah cagar budaya, termasuk Tahura Gunung Kunci dan bekas benteng pertahanan di […]

  • Ahmad Sahroni Jadi Korban Pemerasan Pegawai KPK Gadungan, Polisi Sita Uang Ratusan Juta Rupiah

    Ahmad Sahroni Jadi Korban Pemerasan Pegawai KPK Gadungan, Polisi Sita Uang Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Polda Metro Jaya akhirnya mengungkap identitas anggota DPR RI yang menjadi korban pemerasan oleh komplotan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gadungan. Sosok tersebut adalah Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan bahwa Sahroni merupakan pihak yang melaporkan tindak pidana tersebut setelah merasa […]

  • Mobil Diduga Pecah Ban, Kecelakaan di Batang Tarang Tewaskan Ayah dan Anak

    Mobil Diduga Pecah Ban, Kecelakaan di Batang Tarang Tewaskan Ayah dan Anak

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Yamaha NMAX dan mobil Toyota Avanza terjadi di Jalan penghubung Batang Tarang-Sosok, tepatnya di depan Sekolah BTCC, Desa Kebadu, Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yakni seorang pengendara sepeda motor dan anak […]

  • Selidiki Penyebab Jatuhnya Helikopter di Tapang Tingang, Tim Gabungan Amankan Dokumen dan Sistem FADEC

    Selidiki Penyebab Jatuhnya Helikopter di Tapang Tingang, Tim Gabungan Amankan Dokumen dan Sistem FADEC

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Hms/Mus
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Jajaran Polsek Nanga Taman, Polres Sekadau, melaksanakan pengamanan ketat dan pendampingan dalam rangka olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta investigasi kecelakaan helikopter Airbus H-130 nomor registrasi PK-CFX di Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman. Rangkaian investigasi ini melibatkan tim gabungan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Basarnas, TNI, kru PT Matthew Air, serta […]

  • Brimob Kalbar Bangun Monumen Perjuangan di Kapuas Hulu, Kenang Enam Anggota Gugur Saat Konfrontasi 1965

    Brimob Kalbar Bangun Monumen Perjuangan di Kapuas Hulu, Kenang Enam Anggota Gugur Saat Konfrontasi 1965

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat memulai pembangunan Monumen Perjuangan Brimob di Desa Merakai Panjang, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (1/6/2026). Monumen tersebut dibangun untuk mengenang jasa enam anggota Brimob yang gugur saat bertugas menjaga perbatasan Indonesia pada masa konfrontasi Indonesia-Malaysia tahun 1965. Peletakan batu pertama pembangunan monumen dipimpin langsung oleh Kombes […]

  • Antisipasi Firm Splitting Perusahaan Besar, PP Nomor 20 Tahun 2026 Lindungi 338 Ribu UMKM di Kalbar

    Antisipasi Firm Splitting Perusahaan Besar, PP Nomor 20 Tahun 2026 Lindungi 338 Ribu UMKM di Kalbar

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (APIMSA) Kalimantan Barat menggelar Dialog Interaktif bertema “Kupas Tuntas Narasi Liar Regulasi PP Nomor 20 Tahun 2026 dan Jaminan Pengembangan UMKM di Kalimantan Barat” di Kota Pontianak, Senin, 15 Juni 2026. Agenda yang disiarkan secara langsung oleh PONTV (Pontianak Televisi) ini diikuti oleh sekitar 400 […]

expand_less