Sintang Mulai Rawan Getaran, Pemkab Minta Masyarakat Waspada Bencana Gempa Bumi
- account_circle Pro/Tim
- calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
- print Cetak

Pemerintah Kabupaten Sintang meminta warga mulai mewaspadai ancaman gempa bumi. Helmi menekankan pentingnya edukasi strategi kesiapsiagaan menghadapi bencana. (Foto: Ilustrasi gempa bumi/freepik)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.Com — Pemerintah Kabupaten Sintang secara resmi meminta masyarakat untuk mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana gempa bumi guna mencegah dampak kerugian di masa depan.
Permintaan tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Helmi, saat membuka sosialisasi peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi di Pendopo Bupati Sintang pada Selasa, 14 April 2026.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang ini diikuti oleh jajaran Forkopimda, OPD, Camat, Lurah, hingga instansi terkait lainnya.
Dalam arahannya, Helmi mengungkapkan bahwa fenomena gempa bumi kini bukan lagi sekadar berita yang disaksikan melalui media sosial atau televisi, melainkan sudah mulai dirasakan langsung getarannya di wilayah Kabupaten Sintang.
“Selama ini kita sering diperhadapkan bencana alam berupa banjir, karhutla, dan angin puting beliung. Akhirnya bencana gempa bumi menjadi bagian yang harus kita waspadai,” terang Helmi pada Selasa (14/4/2026).
Helmi menekankan pentingnya bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai strategi kesiapsiagaan apabila gempa terjadi secara tiba-tiba.
Untuk memperkuat pemahaman teknis, sosialisasi tersebut menghadirkan Kepala BMKG Sungai Tebelian, Dharmawan Wahyu Adhi, sebagai narasumber utama guna memaparkan potensi risiko dan langkah mitigasi.
“Melalui sosialisasi ini diharapkan kita meningkatkan kewaspadaan dan memahami harus bertindak apa ketika gempa terjadi,” tambah Helmi.
Ia juga berpesan agar seluruh instansi yang terlibat dalam pencegahan bencana untuk terus bersinergi dan menjaga kekompakan dalam menangani setiap potensi bencana alam di Kabupaten Sintang.
Edukasi yang tepat dinilai menjadi kunci utama dalam upaya meminimalisir risiko. Helmi berharap peserta yang hadir dapat meneruskan informasi benar yang didapat kepada masyarakat di lingkungan sekitar.
“Seluruh masyarakat harus mendapatkan edukasi yang tepat dan benar dalam upaya mencegah dan menanggulangi bencana alam,” tutup Helmi dalam sambutannya.
- Penulis: Pro/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar