Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Karantina Kalbar Musnahkan Komoditas Ilegal dan Gagalkan Penyelundupan 434 Burung Berkicau

Karantina Kalbar Musnahkan Komoditas Ilegal dan Gagalkan Penyelundupan 434 Burung Berkicau

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.Com — Karantina Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedaulatan hayati melalui kegiatan pemusnahan komoditas ilegal dan serah terima hasil tangkapan satwa liar.

Langkah konkret ini dilakukan guna memastikan keamanan pangan serta kesehatan lingkungan masyarakat dari ancaman agen penyakit yang terbawa melalui lalu lintas hewan dan tumbuhan tanpa dokumen resmi.

Dalam aksi Senin (13/4/2026) tersebut, petugas memusnahkan berbagai media pembawa ilegal hasil cegahan di pintu masuk wilayah. Barang yang dimusnahkan meliputi 90 kg olahan udang, 50 batang tanaman keladi, serta 50 kg barang bawaan penumpang berupa olahan daging babi dan ayam.

Tindakan tegas ini diambil karena pemilik tidak dapat menunjukkan sertifikat kesehatan resmi dari daerah asal. Proses pemusnahan turut disaksikan oleh unsur CIQS Kalbar, BKSDA, dan Yayasan Planet Indonesia.

Selain pemusnahan, tim pengawasan Karantina Kalbar juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 434 ekor burung berkicau di Pelabuhan Dwikora saat pemeriksaan rutin terhadap KM Dharma Kartika VII.

Pelaku menggunakan modus menyembunyikan 18 boks berisi burung di dalam truk ekspedisi untuk mengelabui petugas. Jenis satwa yang diamankan meliputi kacer, cucak hijau, kolibri, pleci, hingga kapas tembak.

Sebelum diserahkan, petugas karantina melakukan uji laboratorium berupa rapid test untuk memastikan burung-burung tersebut bebas dari virus Avian Influenza (AI) atau flu burung. Saat ini, satwa yang selamat telah diserahkan ke BKSDA untuk rehabilitasi sebelum dilepasliarkan.

Kepala Karantina Kalbar, Ferdi, menegaskan bahwa penyelundupan satwa liar tanpa dokumen karantina bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak keseimbangan alam di Bumi Khatulistiwa.

“Penyelundupan satwa liar tanpa dokumen karantina bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam kelestarian ekosistem di Kalimantan Barat ini dan berisiko membawa agen penyakit,” ungkap Ferdi.

Ferdi memastikan pengawasan ketat akan terus berlanjut guna memberikan efek jera bagi para pelaku. Sinergi antarinstitusi menjadi kunci utama dalam menjaga kekayaan alam Borneo dari ancaman penyakit dan kepunahan.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Bala Ingatkan 129 Penerima Hibah: Ini Duit Rakyat, Bukan Duit Bupati!

    Bupati Bala Ingatkan 129 Penerima Hibah: Ini Duit Rakyat, Bukan Duit Bupati!

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, memberikan peringatan keras kepada ratusan penerima bantuan dana hibah agar mengelola anggaran dengan penuh tanggung jawab dan sesuai aturan hukum yang berlaku. Pesan tegas tersebut disampaikan Bupati saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Cara Pembuatan Proposal dan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Bantuan Dana Hibah APBD Kabupaten Sintang Tahun Anggaran […]

  • Ikan Bawal Kalbar Jadi Primadona di Malaysia, Ekspor Lewat PLBN Entikong Tembus Ratusan Juta Rupiah

    Ikan Bawal Kalbar Jadi Primadona di Malaysia, Ekspor Lewat PLBN Entikong Tembus Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Arus ekspor produk perikanan dari Kalimantan Barat terus menunjukkan daya saing yang kuat di pasar internasional pada awal tahun ini. Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong kembali melepas sebanyak 2,25 ton ikan bawal menuju Malaysia. Pengiriman yang dilakukan pada 13 Januari 2026 tersebut tercatat memiliki nilai ekonomi mencapai Rp74.250.000. Langkah […]

  • Polsek Bonti Pantau Lahan Jagung Hibrida yang Diserang Hama Tikus

    Polsek Bonti Pantau Lahan Jagung Hibrida yang Diserang Hama Tikus

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Jajaran Polsek Bonti, Polres Sanggau, melakukan pengecekan tanaman jagung hibrida di lahan demplot pertanian Dusun Sami, Desa Sami, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus pendampingan kepada kelompok tani binaan di wilayah Kecamatan Bonti. Pengecekan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB […]

  • KUA Dedai Fasilitasi Prosesi Rujuk Pasangan Asal Desa Batu Landung, Upaya Jaga Keutuhan Keluarga

    KUA Dedai Fasilitasi Prosesi Rujuk Pasangan Asal Desa Batu Landung, Upaya Jaga Keutuhan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dedai memfasilitasi prosesi rujuk pasangan suami istri asal Desa Batu Landung pada Senin, 19 Januari 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen layanan keagamaan dan administrasi keluarga yang diberikan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Dedai. Prosesi rujuk tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala KUA Kecamatan […]

  • Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Kodim 1205/Sintang Gelar Pasar Murah Saat Pembukaan TMMD ke-127

    Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Kodim 1205/Sintang Gelar Pasar Murah Saat Pembukaan TMMD ke-127

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Pend/Pro/Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Antusiasme luar biasa mewarnai pembukaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1205/Sintang. Tak hanya fokus pada agenda seremonial, ratusan warga langsung menyerbu pasar murah yang digelar di Lapangan Makodim Sintang pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan pasar murah ini menjadi magnet utama bagi masyarakat sejak pagi hari. Berbagai kebutuhan pokok mulai […]

  • Gawai Adat Dayak Meliau Dibuka Meriah, Bupati Ontot Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

    Gawai Adat Dayak Meliau Dibuka Meriah, Bupati Ontot Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Suasana adat dan budaya mewarnai pembukaan Gawai Adat Dayak Kecamatan Meliau atau Gawai Nyopat Soa I DAD Kecamatan Meliau yang digelar di Rumah Adat Betang Pangsuma, Dusun Meliau Hilir, Desa Meliau Hilir, Kabupaten Sanggau, Senin (18/5/2026). Kegiatan budaya tahunan tersebut berlangsung meriah dengan mengusung tema “Dengan Nyopat Sowan, Kita Lestarikan Budaya Kita”. Pembukaan […]

expand_less