Kecelakaan Truk Tangki dan Xenia di Tayan Hulu Sanggau, Satu Pengemudi Terluka
- account_circle Sinar Sintang
- calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
- print Cetak

Kecelakaan antara truk tangki Hino Dutro dan Daihatsu Xenia terjadi di Jalan Sosok–Batu Tarang, Tayan Hulu, Sanggau. Satu pengemudi terluka, polisi masih menyelidiki penyebab insiden. Foto: dok Humas Polri
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.com – Hujan gerimis yang mengguyur ruas Jalan Raya Sosok–Batu Tarang menjadi latar kecelakaan yang melibatkan sebuah truk tangki dan minibus di depan SMAN 1 Menyabo, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengemudi mengalami luka-luka dan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Peristiwa terjadi pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB di Dusun Menyabo, Desa Menyabo. Kendaraan yang terlibat yakni truk tangki Hino Dutro bernomor polisi G 9923 HZ yang dikemudikan Herri (29), warga Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, dan minibus Daihatsu Xenia bernomor polisi KB 1956 WD yang dikemudikan Viktominus (35), warga Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), truk tangki melaju dari arah Batu Tarang menuju Sosok. Saat melintas di depan SMAN 1 Menyabo, dari arah berlawanan datang minibus Daihatsu Xenia yang diduga memasuki jalur kanan hingga bertabrakan dengan truk yang sedang berada di lajurnya.
Benturan keras membuat kedua kendaraan terpental. Kabin depan truk tangki mengalami kerusakan, sementara bagian depan Daihatsu Xenia ringsek akibat kuatnya benturan.
Pengemudi minibus, Viktominus, mengalami luka robek pada kaki kanan. Korban segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, pengemudi truk tangki dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan kondisi permukaan jalan dalam keadaan baik dengan arus lalu lintas tergolong sedang. Namun, saat kejadian cuaca sedang gerimis dan lokasi kecelakaan berada di ruas jalan yang sedikit menikung, dekat permukiman warga, memiliki marka garis utuh, serta belum dilengkapi lampu penerangan jalan.
Kondisi tersebut dinilai memerlukan kewaspadaan lebih dari setiap pengguna jalan, terutama saat jarak pandang berkurang akibat cuaca.
Kapolsek Tayan Hulu, Iptu Trisna Mauludi, mengatakan personel kepolisian segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas melakukan pengamanan arus lalu lintas, mengevakuasi korban, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
“Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, mencatat identitas para pihak yang terlibat, serta membantu proses evakuasi korban ke fasilitas kesehatan. Dugaan awal penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan berdasarkan fakta di lapangan dan keterangan para saksi,” ujarnya.
Menurut Trisna, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga mengumpulkan keterangan para saksi serta mendokumentasikan kondisi di lokasi sebagai bagian dari proses penyidikan.
Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas, terutama ketika melintasi jalan yang menikung maupun saat cuaca kurang bersahabat. Menjaga kendaraan tetap berada di lajur masing-masing, kata dia, merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah tabrakan dari arah berlawanan.
Polsek Tayan Hulu memastikan penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur. Kepolisian juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga konsentrasi saat berkendara, serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan cuaca guna menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Sanggau. (*/)
- Penulis: Sinar Sintang

Saat ini belum ada komentar