Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Antisipasi Firm Splitting Perusahaan Besar, PP Nomor 20 Tahun 2026 Lindungi 338 Ribu UMKM di Kalbar

Antisipasi Firm Splitting Perusahaan Besar, PP Nomor 20 Tahun 2026 Lindungi 338 Ribu UMKM di Kalbar

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.Com — Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (APIMSA) Kalimantan Barat menggelar Dialog Interaktif bertema “Kupas Tuntas Narasi Liar Regulasi PP Nomor 20 Tahun 2026 dan Jaminan Pengembangan UMKM di Kalimantan Barat” di Kota Pontianak, Senin, 15 Juni 2026.

Agenda yang disiarkan secara langsung oleh PONTV (Pontianak Televisi) ini diikuti oleh sekitar 400 peserta. Lintas sektoral tampak memadati forum, mulai dari perwakilan Kementerian UMKM RI, Forkopimda Kalbar, asosiasi perpajakan, ratusan pelaku usaha, akademisi, hingga influencer dan konten kreator lokal. Pertemuan ini sengaja diinisiasi sebagai respons cepat atas maraknya hoaks di media sosial yang menyebut tarif pajak UMKM meroket menjadi 22 persen.

Ketua PW APIMSA Kalbar, Ita Nurcholifah, menegaskan bahwa forum ini bertujuan memotong rantai disinformasi dengan menghadirkan para pemangku kebijakan dan narasumber yang kompeten di bidangnya.

“Banyak informasi yang beredar dan ditafsirkan keliru oleh masyarakat di media sosial. Melalui dialog ini, kami ingin memberikan pemahaman yang benar agar pelaku UMKM tidak cemas dan bisa menjalankan usaha dengan tenang,” ujar Ita Nurcholifah pada Senin (15/6/2026).

Menepis narasi liar yang beredar, Plh Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalbar, Bombong Widarto, mengklarifikasi secara tegas bahwa isu kenaikan pajak tersebut adalah bohong atau hoaks. Ia memastikan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 0,5 persen bagi pelaku usaha kecil masih tetap berlaku.

“Informasi bahwa pajak UMKM naik menjadi 22 persen adalah hoaks. Tarif 22 persen itu merupakan tarif PPh Badan untuk korporasi atau perusahaan besar, bukan untuk UMKM,” tegas Bombong Widarto.

Bombong menjelaskan, penerbitan PP Nomor 20 Tahun 2026 justru bertujuan untuk melindungi ekosistem UMKM itu sendiri. Regulasi ini dirancang agar fasilitas perpajakan tepat sasaran sekaligus menutup celah bagi perusahaan raksasa yang mencoba memecah nominal usahanya (firm splitting) demi menikmati tarif murah yang menjadi hak pelaku usaha mikro.

Senada dengan hal itu, Asisten Deputi Pemberdayaan dan Investasi Usaha Kecil Kementerian UMKM RI, Ali Mansyur, lewat sambungan virtual zoom memaparkan bahwa fasilitas PPh Final 0,5 persen ini dikunci khusus bagi wajib pajak orang pribadi, perseroan perorangan, dan koperasi yang memiliki omzet bersih tidak melebihi Rp4,8 miliar per tahun.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili oleh Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalbar, Ayub Barombo, mengapresiasi langkah taktis APIMSA dalam membuka ruang edukasi yang sehat bagi publik.

Berdasarkan data Pemprov, saat ini Kalimantan Barat memiliki 338.258 unit UMKM, di mana 99,38 persen di antaranya disokong oleh usaha skala mikro di sektor perdagangan, kuliner, industri pengolahan, serta jasa.

“UMKM adalah urat nadi ekonomi rakyat Kalbar. Pemerintah Provinsi berkomitmen penuh mendukung kemajuan mereka, mulai dari fasilitasi legalitas usaha, sertifikasi halal, PIRT, HAKI, pendampingan manajemen, hingga perluasan digitalisasi pemasaran,” pungkas Ayub membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalbar.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Sekayam Amankan 126 Karung Pupuk Subsidi, Seorang Perempuan Diperiksa

    Polsek Sekayam Amankan 126 Karung Pupuk Subsidi, Seorang Perempuan Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Jajaran Polsek Sekayam mengamankan 126 karung pupuk subsidi yang diduga disalahgunakan dalam proses distribusi di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Dalam penindakan tersebut, polisi juga mengamankan seorang perempuan berinisial DS (37), warga Dusun Sungai Sadong, Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kapolsek Sekayam AKP Sutikno mengatakan, pengungkapan kasus itu […]

  • Ikan Bawal Kalbar Jadi Primadona di Malaysia, Ekspor Lewat PLBN Entikong Tembus Ratusan Juta Rupiah

    Ikan Bawal Kalbar Jadi Primadona di Malaysia, Ekspor Lewat PLBN Entikong Tembus Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Arus ekspor produk perikanan dari Kalimantan Barat terus menunjukkan daya saing yang kuat di pasar internasional pada awal tahun ini. Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong kembali melepas sebanyak 2,25 ton ikan bawal menuju Malaysia. Pengiriman yang dilakukan pada 13 Januari 2026 tersebut tercatat memiliki nilai ekonomi mencapai Rp74.250.000. Langkah […]

  • UPTD PPA Sintang Turun Tangan, Siapkan Pendampingan Psikis untuk 240 Siswa MIM Labschool yang Terusir

    UPTD PPA Sintang Turun Tangan, Siapkan Pendampingan Psikis untuk 240 Siswa MIM Labschool yang Terusir

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Sintang mulai mengambil langkah nyata terkait krisis yang menimpa Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif (MIM) Labschool Sintang. Pada Jumat siang, 30 Januari 2026, Kepala UPTD PPA beserta staf melakukan pertemuan khusus dengan pihak kepala sekolah, guru, dan komite MIM Labschool guna membahas dampak psikologis […]

  • Apresiasi Pengajian Keliling BKMT Sintang, Edy Harmaini: Ini Dakwah Strategis Hingga ke Desa

    Apresiasi Pengajian Keliling BKMT Sintang, Edy Harmaini: Ini Dakwah Strategis Hingga ke Desa

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Bupati Sintang yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Edy Harmaini, menghadiri acara Tabligh Akbar Pengajian Keliling Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Sintang. Kegiatan bernuansa religius tersebut dipusatkan di Masjid Al Muhajirin, Desa Paribang Baru, Kecamatan Tempunak, pada Minggu, 25 Januari 2026. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan […]

  • Benteng Perbatasan dari Narkoba, FMAN Kabupaten Sanggau Deklarasikan 4 Komitmen Penting

    Benteng Perbatasan dari Narkoba, FMAN Kabupaten Sanggau Deklarasikan 4 Komitmen Penting

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Berada di garda terdepan wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, Forum Masyarakat Anti Narkotika (FMAN) Kabupaten Sanggau, Minggu (26/7/2026) mengambil langkah tegas dengan mendeklarasikan komitmen bersama untuk mendukung upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Gerakan ini menjadi wujud kepedulian dan tanggung jawab moral seluruh elemen masyarakat Sanggau dalam membentengi kawasan perbatasan negara agar […]

  • Pengamanan Ketat, Sidang Dugaan Pembunuhan di Sanggau Digelar Secara Daring

    Pengamanan Ketat, Sidang Dugaan Pembunuhan di Sanggau Digelar Secara Daring

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com — Polres Sanggau melakukan pengamanan ketat dalam persidangan perkara dugaan pembunuhan dengan terdakwa berinisial WF yang digelar secara daring, Rabu (13/5/2026). Sidang berlangsung melalui Zoom Meeting dari Ruang Zoom Meeting Rutan Kelas IIB Sanggau dan terhubung langsung dengan Pengadilan Negeri Sanggau. Pengamanan dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Sebelum pelaksanaan tugas, seluruh personel yang terlibat […]

expand_less