Kandidat Wajib Kantongi Minimal 4 Suara, Andi Aswad Tegaskan Demokrat Terbuka untuk Tokoh Eksternal
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

DPD Partai Demokrat Kalbar resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD periode mendatang mulai 3 hingga 9 Juli 2026 melalui mekanisme Musda V. (Foto: Andi Aswad./Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.Com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Barat (Kalbar) resmi memulai tahapan penjaringan bakal calon Ketua DPD melalui mekanisme Musyawarah Daerah (Musda) V. Panitia Steering Committee (SC) Musda V telah menetapkan jadwal dan regulasi pendaftaran yang akan berlangsung mulai tanggal 3 hingga 9 Juli 2026.
Ketua SC Musda V DPD Partai Demokrat Kalbar, Andi Aswad, menjelaskan bahwa sekretariat panitia siap melayani para kader yang ingin mengembalikan berkas pendaftaran setiap hari kerja, mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Terkait persyaratan baku bagi Bakal Calon (Bacalon), Andi menekankan adanya sejumlah syarat mutlak yang tidak boleh ditawar. Kandidat diwajibkan mengantongi kartu identitas Warga Negara Indonesia (WNI) berupa KTP elektronik, serta memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi Partai Demokrat.
Selain syarat administratif, kandidat juga harus melewati ambang batas dukungan riil. Setiap petarung diwajibkan mengantongi dukungan minimal 20 persen dari total pemilik suara sah agar statusnya dapat naik menjadi calon ketua.
“Di internal kami, pemilik suara terdiri dari 14 DPC kabupaten/kota, gabungan Organisasi Sayap (Orsap) yang dihitung satu suara, serta unsur DPD dan DPP. Jika dikalkulasikan, minimal kandidat harus mengantongi dukungan dari 4 pemilik suara untuk bisa maju,” urai Andi Aswad pada Kamis, 2 Juli 2026.
Andi mengakui, hingga hari pertama pembukaan pendaftaran, belum ada figur kader yang datang ke sekretariat secara fisik untuk mengambil formulir. Kendati demikian, atmosfer kontestasi internal dipastikan mulai menghangat lantaran beberapa kader potensial, baik yang berkiprah di level nasional maupun tokoh regional Kalbar, sudah melempar sinyal ketertarikan secara lisan.
“Di internal memang sudah ada satu hingga dua figur yang menyatakan minat untuk maju secara lisan. Namun hari ini kami baru menyampaikan secara resmi persyaratan pencalonan kepada publik, sehingga kami belum dapat mengumumkan siapa saja nama-nama kader yang akan maju,” tambahnya.
Disinggung mengenai kemungkinan masuknya tokoh dari luar partai (eksternal), Andi menegaskan bahwa partai berlambang Mercy ini memegang teguh prinsip inklusivitas. Demokrat merupakan partai nasionalis-religius yang terbuka bagi siapa saja, asalkan tokoh tersebut berkomitmen, bersedia menerbitkan KTA resmi, serta lolos proses verifikasi di Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK).
Di samping agenda suksesi kepemimpinan, momentum Musda V ini juga akan dimanfaatkan secara optimal oleh jajaran pengurus untuk merumuskan garis besar program kerja strategis serta mematok target-target politik pemenangan yang akan dikejar oleh Partai Demokrat di Kalimantan Barat selama lima tahun ke depan. Panitia menjamin seluruh proses penjaringan ini akan digelar secara terbuka, transparan, dan taat pada konstitusi organisasi.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar