Sekda Sintang Warning Pendamping PKH: Jangan Masukkan Keluarga Kades Jika Tak Memenuhi Syarat
- account_circle Pro/Tim
- calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
- print Cetak

Sekda Sintang Kartiyus memberikan instruksi tegas agar data penerima PKH 2026 bersih dari keluarga Kepala Desa yang tidak layak dan tidak memenuhi syarat. (Foto: Pro.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.Com — Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, mengeluarkan peringatan keras terkait akurasi data penerima bantuan sosial di Bumi Senentang. Ia menegaskan agar tidak ada lagi praktik “titip-menitip” keluarga pejabat desa dalam daftar penerima bantuan.
Hal tersebut disampaikan Kartiyus saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Sintang di Pendopo Wakil Bupati Sintang, Rabu, 18 Februari 2026.
Di hadapan para pendamping sosial dan jajaran Dinas Sosial, Kartiyus menekankan bahwa validasi data adalah kunci agar bantuan pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Tugas kita itu cukup berat yaitu mengumpulkan data PKH Kabupaten Sintang karena akan dilakukan validasi. Kalau data kita bagus, maka orang miskin akan mendapatkan bantuan dari pemerintah dan pasti tepat sasaran,” ujarnya pada Rabu siang.
Kartiyus menyoroti isu sensitif mengenai ketidaktepatan sasaran yang sering kali melibatkan lingkaran orang terdekat pengambil kebijakan di tingkat desa.
“Saya tidak mau yang menerima PKH ini banyak keluarga Kepala Desa dan tidak memenuhi syarat. Maka ke depan, penerima PKH wajib memenuhi syarat. Keluarga saya sekalipun, kalau tidak memenuhi syarat, jangan dimasukkan,” tegas Kartiyus dengan nada bicara serius.
Sekda juga menitipkan pesan kepada 53 orang PPPK dari Kementerian Sosial agar bekerja secara profesional dalam mengawal integritas data. Ia berharap, membaiknya data kemiskinan akan diiringi dengan berkurangnya jumlah warga yang bergantung pada bantuan seumur hidup.
“Saya berharap data orang miskin ini semakin bagus dan orang miskin yang menerima bantuan semakin berkurang. Jangan sampai menerima bantuan seumur hidup,” tambahnya.
Berdasarkan data terakhir, tercatat ada sekitar 40 ribu keluarga penerima PKH di Kabupaten Sintang. Mengingat luasnya wilayah, Kartiyus juga berharap proses pengambilan bantuan ke depan dapat semakin dimudahkan, terutama bagi warga di kecamatan yang belum memiliki fasilitas perbankan.
Melalui koordinasi ini, Dinas Sosial diharapkan dapat bersinergi lebih kuat dengan petugas di desa guna menjamin bahwa setiap rupiah bantuan PKH jatuh ke tangan yang berhak, tanpa intervensi kepentingan keluarga pejabat lokal.
- Penulis: Pro/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar