Hilang Kendali Akibat Silau Lampu, Truk Fuso Hantam Tembok Masjid Darussalam di Sekayam
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

Sebuah truk Mitsubishi Fuso menghantam tembok Masjid Darussalam Rintau, Sekayam, setelah pengemudi silau akibat lampu kendaraan dari arah berlawanan. (FOTO: Hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.Com — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Lintas Malenggang, tepatnya di depan Masjid Darussalam Rintau, Dusun Bungkang, Desa Bungkang, Kecamatan Sekayam, pada Rabu dini hari, 22 April 2026, sekitar pukul 02.30 WIB.
Insiden tersebut melibatkan satu unit truk Mitsubishi Fuso berwarna kuning dengan nomor polisi KB 8**2 DF. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Selius (35), warga Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam.
Kapolsek Sekayam, AKP Sutikno, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah Malenggang menuju Balai Karangan dalam kondisi lalu lintas yang relatif sepi.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, pengemudi diduga mengalami gangguan penglihatan akibat sorot lampu kendaraan dari arah berlawanan, sehingga kehilangan konsentrasi saat melintas di tikungan,” ujar AKP Sutikno pada Rabu (22/4/2026).
Menurut penuturan saksi, saat truk yang dikemudikan Selius melintas, terdapat sepeda motor dari arah berlawanan yang sorot lampunya mengenai langsung pandangan pengemudi. Efek silau tersebut membuat Selius kehilangan kendali atas kendaraannya.
Truk kemudian bergerak keluar dari badan jalan dan menghantam tembok Masjid Darussalam Rintau yang berada tepat di sisi jalan. Benturan keras tersebut mengakibatkan bagian depan truk serta tembok masjid mengalami kerusakan.
Beruntung, dalam kejadian yang terjadi pada dini hari tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka serius.
Petugas piket Regu II Polsek Sekayam segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengamanan TKP serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kemacetan. Petugas juga membantu proses evakuasi kendaraan dan mengamankan barang bukti untuk penyidikan lebih lanjut.
AKP Sutikno menambahkan bahwa karakteristik jalan di lokasi kejadian memang tergolong rawan, karena terdapat tikungan di dekat jembatan serta minimnya lampu penerangan jalan umum.
“Faktor lingkungan seperti minimnya penerangan jalan serta posisi tikungan turut menjadi potensi risiko terjadinya kecelakaan, apalagi jika pengemudi kurang berhati-hati,” jelas Kapolsek.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan di wilayah Sekayam agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat berkendara di malam hari. Pengendara diminta menjaga fokus dan memastikan kondisi fisik tetap prima saat melintasi jalur yang minim penerangan.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami mengingatkan agar pengendara lebih waspada, terutama saat berkendara di malam hari dan di jalur yang minim penerangan,” tutup AKP Sutikno.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar