Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Imigrisen Malaysia Tangkap 26 WNI di Tempat Hiburan Malam Miri Sarawak

Imigrisen Malaysia Tangkap 26 WNI di Tempat Hiburan Malam Miri Sarawak

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SinarSintang.Com — Jabatan Imigrisen Malaysia (JIM) Negara Bagian Sarawak melalui Pasukan Tindakan Khusus (PTK) menggelar operasi penegakan hukum besar-besaran yang dikenal dengan sebutan “Ops Gegar”.

Operasi ini menyasar sebuah tempat hiburan malam (THM) di kawasan Niah, Miri, pada Minggu dini hari, 12 April 2026. Langkah tegas ini diambil setelah petugas melakukan pemantauan ketat selama beberapa pekan terakhir.

Pihak JIM Sarawak menjelaskan bahwa lokasi tersebut diduga kuat menjadi tempat bagi warga negara asing (WNA) yang bekerja tanpa dokumen resmi serta mendapat perlindungan dari pihak pengelola.

Dalam operasi yang dimulai sekitar pukul 01.00 dini hari tersebut, petugas memeriksa sebanyak 31 orang, yang terdiri dari lima orang warga lokal dan 26 warga negara Indonesia (WNI).

Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan fakta yang cukup mengejutkan. Dari puluhan warga asing tersebut, petugas menemukan bahwa mayoritas dari mereka tidak memiliki kelengkapan dokumen yang sah.

“Hasil pemeriksaan menemukan bahwa hanya empat warga negara asing yang memiliki paspor, sementara sisanya tidak dapat menunjukkan dokumen perjalanan yang sah,” tegas pihak JIM Sarawak melalui keterangan tertulisnya.

Akibat temuan tersebut, seluruh 26 WNI itu langsung ditahan atas berbagai pelanggaran keimigrasian. Pelanggaran yang dilakukan meliputi penyalahgunaan izin kunjungan, masa izin tinggal yang telah habis (overstay), hingga ketiadaan dokumen paspor.

Penangkapan ini dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, yakni Undang-Undang Imigrasi 1959/63 dan Peraturan Imigrasi 1963.

Selain menyasar para pekerja, investigasi awal juga mengarah kepada pihak pemberi kerja atau pemilik tempat hiburan tersebut. Pemilik diduga sengaja mempekerjakan warga asing tanpa izin kerja dan membiarkan keberadaan imigran ilegal di lokasinya.

Saat ini, seluruh tahanan telah dibawa dan ditempatkan di Depot Imigrasi Bekenu untuk menjalani proses tindakan hukum lebih lanjut sesuai dengan aturan keimigrasian Malaysia.

Pihak berwenang memastikan akan terus mendalami kasus ini guna menindak pihak-pihak yang terlibat dalam praktik mempekerjakan tenaga kerja ilegal di wilayah Sarawak.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Soroti Kerentanan Jurnalis Jelang May Day 2026, FSPM Independen Ajak Pekerja Media Perkuat Serikat

    Soroti Kerentanan Jurnalis Jelang May Day 2026, FSPM Independen Ajak Pekerja Media Perkuat Serikat

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Kondisi ketenagakerjaan di sektor media nasional saat ini menunjukkan kerentanan yang nyata. Para pekerja media masih dibayangi upah rendah, ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak, hingga risiko kekerasan dan kriminalisasi saat menjalankan tugas jurnalistiknya. Relasi kerja yang tidak seimbang membuat perusahaan kerap menguasai tenaga dan waktu pekerja tanpa memberikan jaminan kesejahteraan yang setara. […]

  • Masa Tahanan Dua Terdakwa Mujahidin Habis, Kejati Kalbar Pastikan Proses Persidangan Tetap Berjalan

    Masa Tahanan Dua Terdakwa Mujahidin Habis, Kejati Kalbar Pastikan Proses Persidangan Tetap Berjalan

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menegaskan bahwa penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dana hibah pembangunan Gedung Yayasan Mujahidin tetap berpedoman pada ketentuan hukum dan tahapan proses peradilan yang berlaku. Penegasan tersebut disampaikan untuk menanggapi pemberitaan di sejumlah media dan media sosial mengenai berakhirnya masa penahanan dua terdakwa, Ismuni dan Mulyadi, pada 17 Oktober […]

  • Kejari Sanggau Musnahkan Barang Bukti 51 Perkara, Kasus Narkotika Mendominasi

    Kejari Sanggau Musnahkan Barang Bukti 51 Perkara, Kasus Narkotika Mendominasi

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau memusnahkan barang bukti dari 51 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut digelar di Kantor Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas II Kejari Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Pemusnahan barang bukti dilakukan sebagai pelaksanaan putusan pengadilan berdasarkan […]

  • Buka Bimteknas di Pontianak, OSO Minta 525 Legislator Hanura Berani Koreksi Pemerintah Demi Rakyat

    Buka Bimteknas di Pontianak, OSO Minta 525 Legislator Hanura Berani Koreksi Pemerintah Demi Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com — Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Hanura di Novotel Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat malam, 1 Mei 2026. Pembukaan Bimteknas ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, […]

  • PAD 2025 Lampaui Target, Bupati Bala Minta OPD Sintang Segera Eksekusi Anggaran 2026

    PAD 2025 Lampaui Target, Bupati Bala Minta OPD Sintang Segera Eksekusi Anggaran 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SinarSintang.Com – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, secara resmi menetapkan sejumlah target besar untuk pembangunan daerah pada tahun 2026. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya percepatan eksekusi anggaran dan penguatan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati dalam rapat evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2025, penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2026, serta Konsultasi Publik Penyusunan […]

  • Kantor PT KSP Agro di Sekadau Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

    Kantor PT KSP Agro di Sekadau Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Sinar Sintang
    • 0Komentar

    SinarSintang.com – Kobaran api melalap kantor PT Kalimantan Sanggar Pusaka (KSP Agro) di Desa Maboh Permai, Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau, pada Rabu (8/7/2026) petang. Bangunan kantor mengalami kerusakan akibat kebakaran, sementara aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut. Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Meski api menghanguskan bangunan kantor perusahaan, tidak ada korban jiwa […]

expand_less