Liga 4 Zona Kalbar Resmi Dimulai, 16 Tim Berebut Tiket Nasional di Stadion SSA dan Lapangan Kodam
- account_circle Tim
- calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
- print Cetak

Gubernur Ria Norsan buka Liga 4 Piala Gubernur Zona Kalbar 2026 dan rencanakan pembangunan stadion baru seluas 20 hektare di Kubu Raya. (Foto: Adpim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SinarSintang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kompetisi sepak bola Liga 4 di wilayah Kalimantan Barat. Dukungan tersebut disampaikan langsung usai membuka secara resmi Liga 4 Piala Gubernur Zona Kalbar Tahun 2026 di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Kota Pontianak.
Acara pembukaan pada Sabtu, 24 Januari 2026 ini juga dimeriahkan dengan pertandingan persahabatan antara PS ASN Provinsi Kalbar melawan Pengurus PSSI Kalbar.
Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa penggunaan nama Piala Gubernur merupakan bentuk tanggung jawab nyata pemerintah provinsi dalam memajukan sepak bola daerah.
Meskipun Liga 4 merupakan program nasional, kolaborasi bersama PSSI ini diharapkan menjadi motor penggerak bangkitnya prestasi olahraga di Kalimantan Barat.
Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang kualifikasi menuju tingkat nasional, tetapi juga difokuskan sebagai wadah pencarian bibit-bibit pemain muda potensial.
“Kita cari bibit-bibit pemain sepak bola anak-anak kita. Nanti kita lihat dan kita nilai siapa yang bisa kita latih ke depan agar terbentuk klub yang tangguh,” ujar Ria Norsan.
Gubernur memiliki harapan besar agar Kalimantan Barat kembali memiliki klub sepak bola yang disegani oleh provinsi lain di kancah nasional.
Ia mengenang masa-masa kejayaan klub lokal seperti Persipon, Persiwah, hingga Gabsis yang pernah menjadi kebanggaan masyarakat di masa lalu.
Menyikapi keterbatasan sarana prasarana olahraga, Gubernur Ria Norsan mengungkapkan rencana besar untuk membangun stadion baru berstandar nasional.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dikabarkan telah menyiapkan lahan seluas 20 hektare yang diproyeksikan untuk proyek pembangunan fasilitas olahraga tersebut.
“Besok akan kita tinjau. Kalau tanahnya memungkinkan, tidak terlalu gambut, dan tanahnya keras, kita akan bangun lapangan yang legal dengan sarana lengkap,” jelasnya.
Stadion baru tersebut dirancang untuk dapat digunakan baik siang maupun malam hari serta terintegrasi dengan fasilitas olahraga lainnya, termasuk lintasan motocross.
Selain rencana pembangunan stadion baru, Pemprov Kalbar tetap berkomitmen untuk memanfaatkan dan memperbaiki fasilitas olahraga yang sudah ada.
Stadion lama masuk dalam agenda renovasi, termasuk perbaikan pada area jogging track agar masyarakat tetap nyaman dalam berolahraga.
Peningkatan sarana ini diharapkan mampu menghidupkan kembali ekosistem sepak bola di Kalbar hingga melahirkan atlet berprestasi ke level tertinggi.
Sebagai informasi, Liga 4 Kalbar Tahun 2026 diikuti oleh 16 tim yang dibagi ke dalam empat grup dengan lokasi pertandingan di Stadion SSA dan Lapangan Kodam XII/Tanjungpura.
Grup A diisi oleh MIRS 7 Singkawang, Persipon Pontianak, Persibeng Bengkayang, dan Persiwah Mempawah. Sementara Grup B terdiri dari Gabsis Sambas, SKY FC, SSS Sanggau, dan Persita Sintang.
Grup C mempertemukan PS Gelora Sintang, Kalbar United, PS Sanggau, dan Persikat Ketapang. Adapun Grup D dihuni oleh Persimel Melawi, Pulau Indah FC, Delta Khatulistiwa, serta PS Kubu Raya.
- Penulis: Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar